Pertamina Luncurkan Pertamina DEX Diesel

Pertamina Luncurkan Pertamina DEX Diesel

 

PT Pertamina (Persero) meluncurkan Pertamina Dex, bahan bakar diesel nonsubsidi sesuai dengan spesifikasi standar EURO 3 di Makassar. Ini merupakan ekspansi terbaru bisnis di sektor bahan bakar.

“Kita akan mulai memasarkan produk ini di salah satu SPBU di Makassar tepatnya pada SPBU depan Kantor Gubernur Sulsel Wilayah Pertamina Operation Region VII Sulawesi,” ujar Senior Sales Executive Retail I Pertamina MOR IV Mardian di Makassar, Minggu (23/2/2014).

Menurut dia, Pertamina dex merupakan bahan bakar bekualitas tinggi, dengan catane number minimal 53 akan tersebar di delapan SPBU di Kota Makassar pada tahap awal. Kemudian sembilan SPBU menyusul di kabupaten dan kota di Sulsel guna memperkuat produk tersebut.

Bahan bakar yang akan dihasilkan diyakni tidak akan mencemari lingkungan, sebab produk ini dilengkapai dengan additive generasi terbaru dapat menjaga injektor mesin tetap bersih, mencegah karatan, menghilangkan buih dan lainnya.

Ia menjelasakan produk pertamina dex dikhususkan membidik pasar mobil diesel keluaran terbaru dan mobil kelas mewah termasuk truk dan alat alat berat.

“Kehadiran pertamina dex di Makassar nantinya akan menyusul masuknya sejumlah mobil diesel pabrikan Amerika dan Eropa,” paparnya.

Mardian menyebutkan mengapa pihaknya memilih Makassar untuk peluncuran pertamina dex, karena jumlah mobil diesel di Kota Makassar sudah mencapai puluhan ribu, ditambah mobil mewah yang menggunakan mesin diesel mencapai kurang lebih 40 ribu yang beroperasi di Sulsel.

Kehadiran pertamina dex diharapkan dapat memenuhi ekspektasi penguna produk diesel dalam negeri dengan kualitas terbaik seiring dengan pertumbuhan otomotif kendaraan mesin diesel moderen.

Pertamina dex merupakan produk terbaik saat ini, karena satu keunggulan dimiliki adalah emisi yang dihasilkan hanya 1/5 dari batas limit emisi atas ijin pemerintah Indonesia.

Pertamina dex diproduksi di kilang minyak RU V Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, dengan memiliki sulfur terendah di Indonesia yang menghasilkan emisi yang lebih bersih dan lebih sedikit. Tarikan kendaraan lebih ringan dan suara mesin akan lebih halus di karenakan efek dari catane number. (atr/bh)