Pertamina Jatim Genjot Penjualan BBM Non Subsidi

Pertamina Jatim Genjot Penjualan BBM Non Subsidi

PT Pertamina Marketing Opertion Regional (MOR) V semakin agresif memperbesar penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis Pertalite. Bahkan, penjulannya di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara sampai akhir 2016 ditargetkan mencapai 300 ribu kiloliter (KL) per hari.

GM Pertamina MOR V Ageng Giriyono mengatakan, respons masyarakat terhadap BBM jenis Pertalite memang cukup tinggi. Terlebih saat ini disparitas atau perbedaan harga antar Pertalite dengan Premium sangat kecil. Ini terlihat dari banyaknya konsumen Premium yang akhirnya berganti menggunakan Pertalite. Dalam catatan Pertamina MOR V, ada sekitar 10-15% konsumen Premium yang sudah berpindah menggunakan Pertalite.

“Dan kami menargetkan sekitar 30 persen konsumen Premium akan berpindah menggunakan Pertalite di akhir 2016 dengan penjualan Pertalite sebesar 300 ribu KL per hari,” ujar Ageng Giriyono, di Surabaya, Rabu (20/4/2016).

Pada kesempatan sama, Retail Fuel Marketing Region V Manager Made Adi Putra mengatakan, hingga April 2016, penjualan Pertalite di wilayah Jatimbalinus tercatat mencapai 1.218 KL per hari. Pencapaian tersebut naik sebesar 800 persen jika dibanding saat awal peluncurannya di Jatim pada Juli 2015 yang hanya sekitar 152 KL per hari. Sementara jika dibanding kuartal IV 2015, realisasi penjualan tersebut naik sebesar 68,7 persen.

“Kami akan terus berupaya menaikkannya, karena harapan kami, penjualan di setiap SPBU akan mencapai 4 KL per hari. Kami juga berharap, di akhir 2016 Pertalite akan bisa ditemukan di 615 SPBU di wilayah Jatimbalinus,” tegas Made.

Sebenarnya, target jumlah SPBU yang menjual Pertalite dari Pertamina Pusat sudah terlampai, yaitu sekitar 554 SPBU. Karen saat ini, total SPBU di seluruh Jatimbalinus yang menjual Pertalite sudah mencapai 579 SPBU. Walaupun demikian, Pertamina MOR V berkomitmen untuk terus memperbesar jumlahnya hingga ke daerah pelosok.

“Di Jatim, Pertalite sudah tersedia di seluruh Kabupaten kota. Bahkan kini Pertalite sudah bisa menjangkau daerah yang jauh seperti Flores. Dan sekarang, kosentrasi kami di bagian Timur, yaitu di Nusatenggara,” tambahnya.

Selain dengan memperbanyak outlet yang menjual Pertalite, peningkatan penjualan juga dilakukan dengan adanya program promo dan undian seperti yang saat ini dilakukan. Program undian yang dilaksanakan mulai Januari hingga Maret 2016 tersebut telah diikuti oleh 111 konsumen Pertalite di wilayah Jatimbalinus. (wh)