Pertamina Bentuk Posko Satgas BBM Amankan Pasokan Pergantian Tahun

Pertamina Bentuk Posko Satgas BBM Amankan Pasokan Pergantian Tahun

PT Pertamina (Persero) telah membentuk Posko Satgas BBM dan LPG di Kantor Pusat dan seluruh kantor region Pertamina yang beroperasi aktif terhitung mulai 19 Desember 2016 hingga 9 Januari 2017. Vice  President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Wianda Pusponegoro menjelaskan, jika pihaknya juga memastikan terminal BBM dan SPBU beroperasi 24 jam, khususnya di jalur-jalur wisata atau pusat perayaan Tahun Baru 2017, memonitor stok BBM dan LPG di seluruh wilayah dengan sistem komputerisasi (Sistem Informasi Management Supply & Distribution).

“Untuk memastikan ketersediaan pasokan, kami juga menyiapkan mobil tangki isi BBM dan LPG standby di SPBU di jalur rawan kemacetan, menyiapkan contra flow bekerjasama dengan Kepolisian untuk antisipasi stagnasi mobilitas mobil tangki BBM,” terangnya, Senin (26/12/2017).

Dalam kesempatan itu, ia juga menuturkan, jika pihaknya juga menyediakan produk BBM non subsidi dalam kemasan, yaitu Pertamax dan Pertamax Plus kemasan 5,10 dan 20 liter dan Pertamina-Dex kemasan 10 liter di SPBU-SPBU yang selama ini belum melayani penjualan Bahan Bakar Khusus (BBK). “Untuk para konsumen yang terjebak di jalur macet, kami juga menyiapkan sarana mobil pick up dan motor untuk mengantarkan BBK,” paparnya.

Untuk ketahanan pasokan LPG, Pertamina telah melakukan stock build up dan menambah alokasi LPG PSO dan non PSO sekitar 15 persen, khususnya di Wilayah Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku-Papua.

Selain itu, sambung Wianda, pihaknya juga tetap mengoperasikan SPBE dan Agen pada hari cuti bersama untuk memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan sesuai kebutuhan. “Pertamina juga menunjuk agen dan pangkalan siaga dan memaksimalkan SPBU dan modern outlet sebagai etalase dan stabilisator harga Elpiji 3kg dan 12kg, serta penyediaan varian produk LPG baik LPG subsidi maupun non subsidi (Bright Gas) untuk kebutuhan LPG rumah tangga,” terangnya.

Pada saat libur tahun baru 2017 ini, kata dia, konsumsi BBM diperkirakan akan meningkat dan puncaknya pada tanggal 30, 31  Desember 2016 dan 2 Januari 2017. Lalu, untuk konsumsi LPG selama masa satgas secara nasional diperkirakan meningkat 7 persen menjadi 22.889 metrik ton per hari dengan ketahanan stok rata-rata 18 15,4 hari.

“Puncak perayaan Tahun Baru 2017 ini merupakan long weekend karena ada tambahan libur cuti bersama karena berdekatan dengan hari raya Natal 2016. Hal itulah yang mendorong tingginya mobilitas masyarakat untuk berlibur bersama seluruh keluarga,” pungkas dia. (ram)