Pertamina Bangun Pabrik Aspal Kapasitas 1,5 Juta Ton

Pertamina Bangun Pabrik Aspal Kapasitas 1,5 Juta TonPT Pertamina (Persero) menggandeng SK (South Korea) Energy Co. Ltd untuk pelaksanaan Feasibility Study Asphalt Oriented Refinery Plant yang direncanakan berkapasitas 1,5 juta ton per tahun.

Dengan ditandatangani Dokumen Kesepakatan ini maka kedua belah pihak sepakat melakukan Feasibility Study Asphalt Oriented Refinery Plant. Apabila diperoleh hasil positif dari Joint Feasibility Study tersebut, maka akan ditindaklanjuti dengan pendirian JVC.

Tahap awal studi, Refinery Unit IV Cilacap dipilih untuk pengembangan pabrik aspal dengan kapasitas 1,5 juta ton per tahun. RU IV Cilacap dipilih karena memiliki lokasi yang paling strategis ke pasar domestik maupun tujuan ekspor, di samping telah memiliki pengalaman dalam memproduksi aspal yang dihasilkan dari Lube Oil Complex.

SK energy sebagai partner bisnis telah memiliki banyak tenaga ahli world class, teknologi, R&D, serta pengalaman produksi aspal berkualitas tinggi (polymer modified asphalt). SK energy saat ini berada di peringkat pertama sebagai eksportir aspal terutama untuk wilayah pasar AsiaTimur.

“Dengan pembangunan pabrik aspal tersebut akan memberikan nilai tambah bisnis bagi Pertamina,” ujar Direktur Pengolahan Pertamina Chrisna Damayanto, Kamis (12/12/2013).

Pada 2012, konsumsi aspal nasional mencapai sekitar 1 juta ton atau tumbuh sekitar 26 persen dibandingkan dengan realisasi konsumsi pada 2011 yang hanya sekitar 802.850 ton. Adapun, total kapasitas produksi aspal RU IV Cilacap mencapai sekitar 321.000 ton per tahun.

“Apabila proyek penambahan kapasitas produksi 1,5 juta ton terealisasi, kebutuhan aspal domestik dalam upaya menggenjot pembangunan infrastruktur, akan terjamin,” tambah Chrisna.(tribun/bh)