Persiapan MEA, Ikuti Sampoerna Expo 2015 di Tunjungan Plaza

Persiapan MEA, Ikuti Sampoerna Expo 2015 di Tunjungan Plaza
Para pelaku UKM Pahlawan Ekonomi Surabaya yang mengikuti Sampoerna Expo di Tunjungan Plaza, Sabtu (5/9/2015). arya wiraraja/enciety.co

Pahlawan Ekonomi Surabaya terus mengukuhkan eksistensi. Gerakan pemberdayaan ekonomi keluarga yang didukung Pemkot Surabaya itu, mengepakkan sayap bisnisnya dengan mengikuti Pameran Kewirausahaan bertajuk Pusat Pelatihan Kewirausahaan (PPK) Sampoerna Expo 2015 di Tunjungan Plaza Convrension Hall, Surabaya, Sabtu (5/9/2015).

Kegiatan tersebut  diikuti oleh puluhan pelaku usaha kecil menengah (UKM) dan beberapa komunitas yang bergerak dibidang lingkungan di Provinsi Jawa Timur.

Dalam acara tersebut, Henny Susanto, Head Of Stakeholder, Regional Relation And CSR, PT HM Sampoerna Tbk, mengatakan jika acara periodik yang digelar tahunan itu dimaksudkan untuk mendorong agar masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dapat siap menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang sebentar lagi akan digelar.

“Dengan Tema Berani Mimpi Berani Sukses, kami ingin menantang para pelaku UKM agar dapat segera sukses dalam melakoni usahanya,” ujar dia.

Persiapan MEA, Ikuti Sampoerna Expo 2015 di Tunjungan Plaza
foto: arya wiraraja/enciety.co

Untuk mendorong para pelaku UKM, Henny mengatakan, Sampoerna saat ini memiliki Pusat Pelatihan Kewirausahaan di Sutorejo, Pasuruan.

“Dengan lahan seluas 27 hektar, disana kami memiliki ratusan pelaku UKM yang kami beri pelatihan dan kami bina tipa minggu. Di tempat itu kami memiliki beberapa kebun, kolam ikan, perernakan sapi, kambing dan ayam. Saat ini untuk operasional ditangani oleh mereka para pelaku UKM binaan kami,” urainya.

Dia menambahkan, dengan kegiatan periodik ini Sampoerna berharap agar para pelaku UKM bisa mengembangkan dan memajukan daerahnya dengan sukses menjadi penggiat UKM.

Selain itu, Sampoerna juga memiliki SAR Sampoerna. “Dalam kegiatannya, SAR Sampoerna mengadakan pelatihan cepat tanggap bencana. Di antaranya adalah, pelatihan tanggap banjir, tanggap kebakaran dan tanggap tanah longsor,” paparnya. (wh)