Selasa, November 29, 2022
Google search engine
BerandaEast JavaPersentase RT yang Punya Tempat Tinggal Sendiri di Perdesaan Lebih Tinggi

Persentase RT yang Punya Tempat Tinggal Sendiri di Perdesaan Lebih Tinggi

Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2021, persentase rumah tangga (RT) yang memiliki bangunan tempat tinggal dengan status milik sendiri di perdesaan sebesar 95,00 persen. Nilai ini lebih banyak jika dibandingkan di perkotaan yang sebesar 83,50 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim Dadang Hardiwan mengatakan, menerangkan kebutuhan akan rumah selalu menjadi permasalahan terutama di wilayah perkotaan.

“Perputaran aktivitas perekonomian yang lebih tinggi di perkotaan banyak membuat penduduk di desa bermigrasi ke perkotaan untuk mencari nafkah, akibatnya kebutuhan akan rumah juga semakin tinggi. Keterbandingan antara jumlah penduduk yang tinggal di kota dengan lahan yang tersedia menjadikan tempat tinggal sebagai fokus utama dalam masalah perumahan oleh pemerintah,” ujar Dadang seperti dilansir dala laporan Statistik Perumahan dan Pemukiman Provinsi Jawa Timur 2021 yang dipublikasikan, 31 Agustus 2022.

Ia pun menerangkan, rumah tangga yang menempati rumah milik sendiri akan lebih tenang dibandingkan mereka yang menempati rumah sewa. Status penguasaan bangunan tempat tinggal dibagi menjadi dua yaitu bangunan milik sendiri dan bukan milik sendiri.

Bangunan tempat tinggal bukan milik sendiri terbagi atas kontrak/sewa, bebas sewa/dinas dan lainnya seperti rumah tangga yang tinggal di rumah adat. Status penguasaan milik sendiri diartikan bahwa tempat tinggal tersebut benar-benar dimiliki rumah tangga atau salah satu dari anggota rumah tangga.

“Demikian juga apabila rumah tangga tersebut dalam penguasaan tempat tinggal menempati rumah yang dibeli secara angsuran dianggap menguasai tempat tinggal milik sendiri,” terang Dadang.

Sebagai informasi, pada tahun 2021 persentase rumah tangga yang menempati bangunan tempat tinggal milik sendiri mengalami kenaikan apabila dibandingkan periode sebelumnya. Sebesar 88,80 persen rumah tangga pada tahun 2021 menempati bangunan tempat tinggal milik sendiri sedangkan di tahun 2020 sebesar 87,58 persen. (wh)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments