Persebaya U-17 Juara Piala Soeratin, Risma Beri Uang Pembinaan

Persebaya U-17 Juara Piala Soeratin, Risma Beri Uang Pembinaan

Wali Kota Risma bersama tim Persebaya U-17.foto:humas pemkot surabaya

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ikut bangga anak-anak Persebaya Surabaya U-17 meraih juara nasional Piala Soeratin U-17 2018. Itu dikatakan saat menjamu para pemain dan official serta Presiden Persebaya Azrul Ananda di rumah dinasnya, Selasa (12/2/2019).

Di sela-sela makan siang, Wali Kota Risma memberikan uang pembinaan sebesar Rp 40 juta kepada para pemain Persebaya U-17 yang diterima kapten tim Fachrul Inzaghi. Sebaliknya, Presiden Persebaya Azrul Ananda menyerahkan kenang-kenangan kepada Wali Kota Risma berupa kaus Persebaya bertuliskan nomor punggung 1 atas nama Risma.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma mengaku ikut bangga kepada anak-anak Persebaya Surabaya U-17 yang sudah meraih juara. Menurutnya, kejuaraan yang sifatnya berkelompok itu jauh lebih sulit dibanding perseorangan, karena harus memiliki satu visi yang sama untuk menjadi juara.

“Alhamdulillah anak-anak Persebaya U-17 ini bisa meraih juara Piala Soeratin. Saya sangat bangga anak-anak ini bisa menjadi juara,” kata Wali Kota Risma saat jamuan makan siang itu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Risma mencoba mengobarkan semangat tim Persebaya Surabaya U-17 supaya tidak cepat puas dengan prestasi juara kali ini. Ia pun berharap anak-anak Persebaya itu bisa terus mengejar prestasi di kejuaraan yang lain, sehinga dapat membuat bangga Wali Kota Risma dan warga Kota Surabaya.

“Sekali lagi jangan pernah puas, jangan hanya kali ini. Buatlah bangga Kota Surabaya, buatlah bangga negara ini,” ujarnya.

Menurut Wali Kota Risma, pahlawan zaman sekarang adalah pejuang seperti mereka yang mengangkat bendera Surabaya bisa berprestasi di Indonesia atau pun di luar negeri. Bukan lagi berperang melawan penjajah, karena saat ini musuhnya sudah tidak ada.

“Kalau mau berperang melawan siapa? Tidak ada musuhnya. Jadi, perangnya ya seperti kalian ini mengibarkan bendera Surabaya di Indonesia atau pun luar negeri. Saya yakin kalian bisa,” kata dia.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu juga menjelaskan dalam waktu dekat Pemkot Surabaya akan membuat museum olahraga. Museum itu nantinya akan diisi peninggalan sejarah olahraga Surabaya beserta foto-foto atlet olahraga asal Surabaya yang meraih prestasi gemilang di masanya. “Ibu akan membuat museum olahraga, sehingga kelak foto-foto kalian bisa ditempel di museum itu jika kalian terus berprestasi. Supaya anak cucu kalian bisa lihat dan bangga,” katanya.

Selain itu, Wali Kota Risma menambahkan di sisa jabatannya sebagai Wali Kota Surabaya yang sudah tinggal dua tahun lagi, ia akan menggarap human development hingga akhir. Oleh Karena itu, ia mengaku akan terus mendorong anak-anak Surabaya untuk berprestasi di bidang apapun, sehingga banyak anak-anak Surabaya yang multitalenta.

“Jadi, mereka itu boleh berprestasi di bidang apapun. Prestasi itu tidak hanya di bidang pendidikan formal. Tapi juga harus multitalenta yang berprestasi. Kalau itu terjadi, maka suatu saat kita bisa melihat anak-anak bisa berprestasi di bidang apapun,” ujarnya.

Makanya, ke depan Wali Kota Risma mengaku juga akan melakukan perawatan lapangan-lapangan yang tersebar di beberapa titik di Surabaya. Bahkan, tahun ini akan ada pembangunan lapangan baru yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh warga Surabaya, terutama anak-anak.

“Kita sudah banyak buat lapangan bola dan ini akan saya treatment khusus untuk merawat lapangan bola. Nanti Dispora juga kita belikan tangki, sehingga bisa digunakan untuk menyiram rumputpada saat musim kemarau, sehingga rumput-rumputnya tetap bagus,” kata dia.

Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih banyak kepada Wali Kota Risma dan jajaran Pemkot Surabaya yang telah mengapresiasi juara ini. Bagi dia, perjuangan Persebaya itu dilakukan hanya untuk Kota Surabaya. “Tentu ini membawa nama Kota Pahlawan. Mengharumkan dan membuat bangga Kota Surabaya,” ujarnya.

Ia juga mengaku sangat bangga kepada seluruh pemain Persebaya U-17 yang telah berhasil menjuarai piala Soeratin ini. Keberhasilan Persebaya U-17 ini tidak hanya menginspirasi para juniornya yang ada di bawahnya. Namun, ini juga menginspirasi para seniornya untuk terus mengejar juara. “Ini kado 2018 yang sangat luar biasa. Semoga ini bisa menginspirasi Persebaya untuk mengejar piala. Semoga kita bisa mengakhiri tahun 2019 semanis kita mengawali tahun 2019 ini,” pungkasnya. (wh)