Permudah KPR, CIMB Niaga Gandeng PP Properti

Permudah KPR, CIMB Niaga Gandeng PP Properti

PT Bank CIMB Niaga menggandeng developer PT PP Properti (Persero) Tbk guna mempercepat penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR). Kerjasama ini merupakan langkah awal untuk penyaluran kredit pada tahun 2015.

“Upaya ini sekaliguas sebagai strategi mengejar target pertumbuhan 15 persen untuk pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) pada tahun depan,” kata Head of Consumer Lending CIMB Niaga, Tony Tardjo, dalam konferensi pers Kerjasama PT PP Properti dengan CIMB Niaga, di Surabaya, Kamis (20/11).

Bentuk kerjsama antara CIMB dengan PP Property ini untuk pembiayaan Grand Sungkono Lagoon di Surabaya. Penyaluran kredit ini bukan yang pertama dilakukan CIMB, lantaran sebelumnya sudah menggandeng Pakuwon Group untuk semua produk.

“Tahun ini pembiayaan KPR tidak tumbuh dengan bagus karena adanya perlambatan sektor properti akibat faktor aturan loan to value (LTV) dan suku bunga acuan,” lanjutnya. Kondisi tersebut mengakibatkan CIMB Niaga perlu aktif mencari celah proyek-proyek properti baru. Terutama di pasar properti Jatim yang setiap saat menunjukkan perkembangan signifikan.

“Tahun ini pertumbuhan KPR kami di bawah 10 persen atau bisa dikatakan jauh dari target,” katanya. Padahal tahun lalu rata-rata pertumbuhannya mampu mencapai 12-15 persen. Pihaknya berharap, strategi kerja sama yang dilakukan dengan kalangan pengembang bisa membantu perusahaan itu mencapai target bisnisnya.

Sejauh ini, CIMB Niaga telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp22,6 triliun atau sekitar 95 persen dari target. Tahun lalu, KPR CIMB Niaga mampu mencapai Rp21 triliun. Selain menjalin kerja sama, pelaku perbankan juga menyediakan layanan bagi nasabah KPR yang lebih ditingkatkan. Salah satunya dengan menyediakan layanan digital lounge di cabang-cabang CIMB Niaga Surabaya.

Pada kesempatan sama, Direktur Keuangan PP Properti Indaryanto, menyatakan, proyek apartemen Grand Sugkono Lagoon tower 1 sudah terjual90 persen. Sisanya sudah mulai dikejar oleh CIMB Niaga. “Tower pertama ditargetkan sold out sampai akhir Desember, selanjutnya kami memasarkan tower 2 dan 3 pada awal tahun depan,” katanya.

Mengenai luas lahan, lanjut dia, proyek Sungkono Lagoon tersebut adalah 3,5 hektare. Proyek itu akan memiliki empat tower yang membidik kelas menengah atas. Pada tower satu yang bernama Venetian Tower itu memiliki 508 unit. “Pembangunan tower tersebut kami targetkan selesai pada tahun 2016,” katanya. (wh)