Permintaan Rumah di Indonesia Capai 1,5 Juta Unit per Tahun

Pemerintah Bebaskan PPN Rumah Berharga Rp 300 Juta
Pemerintah Bebaskan PPN Rumah Berharga Rp 300 Juta

Permintaan kebutuhan rumah di Indonesia masih cukup tinggi. Per tahun, permintaan  mencapai 1.550.000 unit. Demikian penegasan dari Direktur PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), Raharjo Adisusanto.   “Untuk estimasi 2015, per tahunnya sebanyak 1.550.000 unit,” kata Raharjo Adisusanto,  Minggu (11/10/2015).

Dia juga mengatakan estimasi waktu memenuhi permintaan kebutuhan itu atau backlog selama 20 tahun. Sedangkan, penyediaan rumah yang sudah dibangun secara swadaya sebanyak 150.000 unit per tahun. Kemudian dibangun oleh pengembang sebanyak 250.000 unit per tahun. Sehingga total penyediaan sebanyak 400.000 unit per tahun. Dengan asumsi harga Rp135 juta per tahun. “Untuk pemenuhan rumah 1,55 juta unit, maka dibutuhkan pembiayaan perumahan sebesar Rp209 triliun,” katanya.

Selain itu, untuk pemenuhan masyarakat berpenghasilan rendah mencapai 609.516 unit. Sedangkan untuk target menengah ke atas sebanyak 396.484 unit, total sesuai program satu juta rumah dari pemerintah

Menurut data, populasi di Indonesia sudah mencapai 257 juta jiwa, dengan pertumbuhan penduduk rata-rata per tahun meningkat sebesar 1,49 persen per tahun. Dengan rincian tersebut, maka prediksi kebutuhan per tahun adalah mencapai 800.000 rumah per tahunnya. (bst)