Peringati Hari Anak, Gelar Kompetisi Dalang Bocah

Peringati Hari Anak, Gelar Kompetisi Dalang Bocah
Salah satu peserta lomba dalang yang dgelar Dispendik Jawa Timur.

Guna memperkenalkan dunia pewayangan kepada anak-anak sekolah, Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan (UPTD) Jawa Timur mengadakan Lomba Dalang Bocah tahun 2015.

Kepala UPT Kesenian Dispendik Jatim Efie Widjajanti mengatakan, penyelenggaraan acara ini berkenaan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun ini.

“Peringati hari anak-anak tidak dengan hura-hura, namun lebih ke pendidikan pengertian dan pengajaran budaya Jawa,” kata Efie kepada wartawan di Surabaya, Rabu (25/2/2015).

Selain itu, sambung dia, dalam perlombaan dalang bocah ini, pihak Dipendik Jawa Timur juga ingin menyeleksi guna mencari bibit-bibit yang berbakat agar bisa berkompetisi di tingkat nasional.

Kata dia, Dispendik Jatim juga berupaya meningkatkan pembinaan untuk siswa yang berbakat dan berminat dalam dunia seni. Setiap minggunya di UPT Dispendik Jatim ada pelatihan bagi para siswa sekolah. Yaitu tari, wayang dan membatik

Dalam lomba kali ini ada sebelas peserta tingkat sekolah dasar (SD) yang mengikuti lomba ini. Yang ikut tidak hanya Kota Surabaya, tetapi juga beberapa daerah di Jawa Timur.

Para peserta sendiri diwajibkan mengenakan kostum dalang lengkap dengan blankonnya. Salah satunya adalah Isa Suryadika, siswa SD Hang Tua II Surabaya. Dengan membawakan lakon Guwarsi dan Gugu, Isa menceritakan kisah lakon Rahwana yang suka bermain play station dan nonton film.

“Saya ingin tampilkan cerita wayang yang modern yang sesuai dengan usia saya,” kata Isa Suryadika usai tunjukkan kemampuannya dihadapan para juri. (wh)