Perhutani Target Tebang Kayu 5 Ribu Hektar

Perhutani Target Tebang Kayu 5 Ribu Hektar

 

Perum Perhutani  menargetkan penebangan Kayu seluas 5.000 ha. Dari target luas tebangan itu, diharapkan menghasilkan kayu 898.676 meter kubik . Dengan perincian  meliputi sekitar 459.259 kayu jati dan 439.426  kayu rimba.

Direktur Utama Perum Perhutani, Bambang Sukmananto, Senin (17/3/2014), mengatakan target produksi kayu Perhutani ini lebih rendah dibanding produksi tahun lalu. Pada 2013, produksi kayu tebangan Perhutani mencapai 954.218  meter kubik. Rinciannya, 431.103  meter kubik  berupa kayu jati dan sisanya 523.116  meter kubik kayu rimba. Tahun lalu Perhutani berhasil membukukan laba bersih Rp 204 miliar.  Naik 3,55 persen dari 2012 sebesar Rp 197 miliar.

Tahun ini, Perhutani menargetkan laba bersih Rp 287 miliar dari target pendapatan Rp 4,6 triliun. Komposisi pendapatan dari sektor non kayu tahun ini diperkirakan masih dominan, yakni sekitar 55 persen dan pendapatan sektor kayu sebanyak 45 persen. “Meskipun terus menambah luasan kayu, pendapatan dari non kayu tetap akan terus ditingkatkan,” katanya.

Dikatakannya, pihaknya akan menambah luas penanaman baru di lahan konsesi hutan tanaman industri (HTI). Jika tahun lalu, perusahaan menanam tanaman industri di areal seluas 37.952 hektar, maka tahun ini akan menanam di areal seluas 55.796 hektar. Penanaman ini untuk menyiapkan bahan baku bisnis pengolahan kayu yang akan digarap perusahaan ini.

Perusahaannya juga akan menanam beberapa jenis tanaman. Jenis tanamannya yaitu jati, pinus, mahoni, sengon, akasia dan mangium. Perusahaannya juga akan lebih banyak menanam tanaman baru. Untuk menanam di areal HTI ini, dibutuhkan investasi sekitar Rp 320 miliar.

Data Kementerian Kehutanan menyebutkan, saat ini Perhutani memperoleh mandat dari negara untuk menguasai 2,4 juta hektare lahan kawasan hutan di seluruh Pulau Jawa. Dengan perincian  Jawa Tengah 630,7 ribu hektar, Jawa Timur 1,136 juta hektar, dan Jawa Barat-Banten 659,1 ribu hektar. Dengan luasan itu berarti Perhutani menguasai 85,37 persen hutan di Jawa. Luas daratan Pulau Jawa adalah 13. 210.700 hektare, sedangkan Perhutani menguasai 18 persen dari dari luas daratan atau 2.400 juta hektare.  (ram)