Perhiasan Permata Andalan Ekspor Jatim

 

Perhiasan Permata Andalan Ekspor Jatim

Perhiasan permata menjadi andalan ekspor Jawa Timur. Hal tersebut dibuktikan selama April 2014 ekspor non migas Jawa Timur didominasi oleh produk ini dengan nilai USD 220,68 juta.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur M Sairi Hasbullah, Kamis (12/6/2014), mengatakan secara komulatif ekspor perhiasan Jawa Timur mulai Januari-April 2014 mencapai USD 1,17 miliar atau naik 313,39 persen dibanding periode yang sama 2013 hanya USD 283,94 juta .

Selain perhiasan ekspor Jawa Timur pada April 2014 juga didominasi bahan kimia organik dengan nilai USD 135,56 juta diikuti lemak dan minyak hewan atau nabati  USD 110,83 juta, kayu, dan barang dari kayu USD 91,21 juta, serta ikan dan udang USD 82,03 juta.

 Menurut negara tujuan, ekspor non migas Jawa Timur selama April 2014 pertama ke Jepang dengan USD 238,15 juta, diikuti Amerika Serikat USD 168,66 juta, China  USD 144,56 juta, Malaysia USD 87,69 juta dan Taiwan USD 69,41 juta, dengan kontribusi kelimanya mencapai 49,35 persen terhadap total ekspor non migas.

Ekspor Jawa Timur pada April 2014 hanya USD 1,56 miliar atau turun 4,87 persen dibanding ekspor Maret 2014 mencapai USD 1,64 miliar.

Secara kumulatif, nilai ekspor selama Januari – April 2014 mencapai USD 6,50 miliar atau naik 29,20 persen dibanding ekspor periode yang sama 2013 hanya USD 5,03 miliar.

Ekspor migas Jawa Timur pada April 2014 mencapai  USD 119,51 juta atau naik 63,37 persen dibanding ekspor migas Maret 2014 yang hanya USD 73,15 juta dollar AS. Sedangkan selama Januari – April 2014 ekspor migas USD 342,31 juta atau naik 234,34 persen dibanding ekspor migas periode yang sama 2013 hanya  USD 102,39 juta.

Ekspor non migas Jawa Timur April 2014 mencapai USD 1,44 miliar atau turun 8,06 persen dibanding ekspor non migas Maret 2014 yang mencapai USD 1,56 miliar. Sedangkan selama Januari – April 2014 ekspor non migas mencapai USD 6,16 miliar atau naik 24,94 persen dibanding ekspor non migas periode yang sama 2013 hanya USD 4,93 miliar. (ram)