Percepat Pelayanan, Pemprov Jatim Launching ATM Samsat

 

Percepat Pelayanan, Pemprov Jatim Launching ATM Samsat

Pemprov Jatim meluncurkan ATM Samsat. Program ini untuk mempermudah wajib pajak kendaraan bermotor yang belum membayar kewajibannya sekaligus memberikan pelayanan prima dan mengeliminasi praktik percaloan.

Peresmian ATM Samsat yang baru pertama kali tersebut dilakukan Gubernur Jatim Soekarwo di Grand City, Selasa (7/7/2014). “Dengan adanya alat tersebut dapat mendekatkan diri kepada masyarakat. Ini merupakan terobosan baru bagi masyarakat agar membayar pajak secara tepat waktu,” ujar Soekarwo.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo lalu menegaskan, ATM Samsat merupakan inovasi dari pemerintah provinsi untuk meningkatkan pelayanan publik. “Tidak akan KKN karena menggunakan mesin. Semua biaya transparan di sini. Ini adalah yang pertama kalinya di Indonesia dalam pelayanan publik,” terang dia.

Untuk tahun ini, Pemprov Jatim menyediakan 10 unit mesin ATM yang akan dipasang di beberapa titik. Selanjutnya, tahun depan akan ditambah tergantung jumlah kebutuhan. Kata Pakde Karwo, dengan menggunakan mesin ini sistem pelayanan publik kian tertata dan mengurangi calo.
 
Menurut gubernur, percaloan ini terjadi ketika pelayanan publik terjadi antrian. Jumlah harganya tidak transparan dan sistem yang dibangun bertatap muka. “Kalau dengan mesin ATM semuanya transparan dan tidak bisa diajak dialog. Artinya, semakin akuntabal dalam pelayanan,” katanya.
 
Keberadaan ATM ini diharapkan juga mampu menggenjot pendapatan pajak. Pasalnya, para wajib pajak semakin mudah menggunakan fasilitas-fasilitas itu. Sementara itu, data yang himpun dari Samsat Jatim menyebutkan penerimaan kas melalui pungutan kendaraan bermotor ditargetkan Rp 9,3 trilliun pada tahun 2014. Jumlah tersebut sudah terealiasai sebasar 47,79 persen atau sebesar Rp 5,1 triliun.
 
Wakorlantas Mabes Polri Brigjen Pol Sam Budi Gusdian mengatakan, sistem ini merupakan yang terbaru di Indonesia. Ia berharap semua samsat di seluruh Jawa Timur belajar dengan sistem ATM ini. “Jawa Timur yang pertama. DKI Jakarta saja sebagai ibukota belum menggunakan aplikasi ini. Ke depan samsat se-Indonesia bisa meniru Jawa Timur,” katanya.
 
Ada banyak keunggulan menggunakan mesin ATM Samsat ini. Salah satunya, layanan ini sangat fleksible untuk ditempatkan di tempat-tempat strategis seperti perbankkan bahkan di luar propinsi Jawa Timur. Karena, banyak orang-orang Jawa Timur banyak yang tinggal di seluruh Indonesia.
 
“Layanan ini tidak terbatas waktu dan jarak. Nanti akan ditempatkan di luar Jawa Timur karena banyak orang-orang Jawa Timur yang tinggal di luar Jatim,” ujarnya .

Dari data yang ada diketahui hingga Mei 2014, ada 72. 640 mobil dan 589.807 motor yang belum bayar pajak. (wh)