Perbaiki Layanan, Telkom Siapkan Ro 1 Triliun

 

Perbaiki Layanan, Telkom Siapkan Ro 1 Triliun

Tahun ini, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk menyiapkan Rp 1 trilun untuk melakukan belanja modal membangun dua layanan, yakni STAR Data Center dan STAR Contact Center.

Hal itu ditegaskan Direktur Enterprise & Business Service PT Telkom Tbk, M.Awaluddin, Senin (14/7/2014) . “Dua program ini untuk mengedukasi UMKM. Sejauh ini problem yang dihadapi pengusaha kecil menengah adalah amsalah pemodalan dan pemasaran. Tidak ada target revenue,” katanya.

Dalam peluncuran produk STAR Data Center dan SMART Contactg Center, dua hal ini yang menjadi kendala pengusaha kecil menengah, sementara domain Telkom adalah pemasaran. Dimana, dua layanan kami ini fokus untuk meningkatkan layanan bisnis.

“Dengan belanja modal sebesar Rp1 triliun tahun ini diharapkan bisa mendapatkan 1 juta UMKM tahun depan,” terangnya.

Awaluddin mengakui, tidak semua UMKM melek informasi dan teknologi (IT). Hal ini yang menjadi tantangan PT Telkom untuk menyedian layanan bagi pengusaha mikro untuk mengembangkan bisnis.

STAR Data Center difungsikan untuk layanan yang menyediakan storage (pusat data) dan layanan Cloud, yang didukung jaringan akses berbasis broadband. STAR Data Center ini memberi solusi kepada pelaku bisnis untuk menempatkan perangkat ICT-nya, juga untuk layanan Cloud,” ungkap Awaluddin.

Sedangkan layanan STAR Contact Centerlebih pada pelayanan pusat panggilan atau relationship management. Salah satunya dengan membuat sosial media untuk lebih memasarkan kepada end user.

Sejalan dengan dua program ini, Awaluddin menyoroti masih minimnya pelaku UMKM yang masih minim pengetahuan IT. “Saat ini belum menyentuh 2 persen dari total pelaku UMKM di Indonesia. Idealnya minimal mencapai 5 persen dari total pelaku UMKM,” tegas Awaluddin.

Untuk mendukung kesiapan STAR Data Center tersebut, Telkom telah menyediakan lahan seluas 100.000 m persegi hjngga tahun 2015. Sementara tahun ini Telkom membangun lebih dari 40.000 m persegi, dimana alokasi Data Center seluas 17.000m persegi.

Langkah lainnya dengan me-retrofit sebanyak 30 Sentral Telepon Otomat (STO). Jumlah tersebut telah dilakukan sebanyak 11 STO pada kuartal kedua tahun ini, dan tujuh dilakukan pada kuartal ketiga. Sedangkan sisanya akan dilakukan pada tahun 2015 mendatang. (wh)