Perang Nike vs Adidas Makin Seru

Perang Nike vs Adidas Makin Seru

 

Persaingan antara dua produsen peralatan olahraga, Nike dan Adidas dalam merebut pasar makin seru. Kurang tiga bulan pelaksanaan Piala Dunia 2014 Brazil, kedua  penyedia appareal  olahraga ini makin giat lakukan penetrasi pasar.

Untuk menggaet konsumen, Adidas telah mengontrak pemain sepakbola asal Argentina, Lionel Messi. Adapun rivalnya, Nike, juga tak mau kalah dengan membayar bintang sepakbola asal Brazil, Neymar.

Adidas, yang merupakan produsen asal Eropa, mengklaim bahwa sepakbola adalah “wilayah kekuasaan”. Untuk itu produsen ini tak mau disalip oleh pesaingnya dari AS, Nike.

“Lupakan apapun yang anda dengar atau baca tentang performa lemah Adidas di sepakbola pada tahun 2013. Kami memimpin kategori ini, yang sangat erat dengan DNA Adidas,” kata CEO Adidas Herbert Hainer seperti dikutip dari Reuters, Kamis (13/3/2014).

Hainer menyatakan tahun 2014 adalah tahun sepakbola dan tahun ini akan menjadi milik Adidas. Ia mengaku pihaknya menargetkan penjualan terkait sepakbola mencapai 2 miliar euro atau 2,8 miliar dollar AS. Meskipun demikian, Hainer menjelaskan persaingan keduanya sangat ketat, dengan pembagian pasar mencapai 80 persen.

Sementara itu, Nike mulai terlibat dalam ajang sepakbola secara kontinyu sejak 20 tahun silam, saat itu Piala Dunia digelar di AS. Perusahaan itu mengantongi laba 2 miliar dollar AS dari sepakbola dan menyebut dirinya merek sepakbola teratas.

Brand President Nike Trevor Edwards menyatakan penjualan produk sepakbola Nike harusnya meningkat karena Piala Dunia diadakan di Brazil yang merupakan “rumah” bagi sepakbola. “Kami sangat senang bahwa Piala Dunia diadakan di Brazil. Ini akan menggelora ke seluruh dunia,” ujarnya. (ram)