Perancis Tegaskan Pelaku Utama Teror Belum Tertangkap

Perancis  Tegaskan Pelaku  Utama  Teror Belum Tertangkap
foto: tempo.co

Aparat keamanan Perancis, menegaskan  pihaknya belum menemukan dan menangkap pelaku terror utama Paris. Penegasan ini diberikan usai serangan polisi ke sebuah apartemen di Saint Denis yang diwarnai bom bunuh diri, Rabu (18/11/2015).  Dalam operasi tersebut, dua orang tewas dan delapan lainnya ditangkap termasuk seorang wanita, kata Jaksa Paris Francois Molins dalam jumpa pers Rabu waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Perancis telah menetapkan warga Belgia Abdelhamid Abaaoud sebagai otak serangan yang menewaskan 129 orang Jumat lalu, dan juga memburu warganya bernama Salah Abdelslam, yang diduga ikut melancarkan serangan dan berhasil lolos dari penjagaan polisi.

“Abaaoud tidak termasuk dari mereka yang ditangkap. Penyidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi teroris yang tewas dan mereka yang tertangkap, juga tentang siapa yang berada di balik serangan-serangan ini, apakah di Prancis atau Suriah,” kata Molins.

Serbuan yang dilakukan di Saint Denis didasarkan pada kesaksian bahwa Abaaoud pernah berada di apartemen tersebut dan saat ini masih berada di wilayah Perancis.

Sedangkan soal Abdelslam, dia mengatakan sidik jari pria tersebut ditemukan di senapan Kalashnikov yang disita polisi. Dia membenarkan Abdelslam sempat dihentikan polisi beberapa saat setelah terjadinya rangkaian serangan di Paris, namun ketika itu namanya belum masuk daftar buron sehingga dilepaskan. (bst)