Penyidik Hentikan Investigasi Kecelakaan Schumi

Penyidik Hentikan Investigasi Kecelakaan Schumi

Investigasi kecelakaan Schumi, legenda balap Formula One (F1), resmi dihentikan. Jaksa Wilayah Albertville, Patrick Quincy, memastikan tidak ada yang bersalah dalam kecelakaan Schumacher.

Sebelumnya dikabarkan, manajer Resort Meribel di Prancis, lokasi dimana terjadi kecelakaan, bisa dipenjara selama tiga tahun karena tingkat keselamatan di arena ski tidak memenuhi standar. Namun, anggapan tersebut dibantah oleh Quincy.

Quincy menegaskan pihaknya telah memutuskan peristiwa yang menimpa Schumacher adalah murni kecelakaan. Sebab, kecelakaan yang menimpa juara dunia F1 tujuh kali itu terjadi di wilayah off-piste atau di jalur berbatuan.

“Investigasi kecelakaan Schumi pada 29 Desember telah ditutup 12 Februari 2014. Tidak ada orang dinyatakan bersalah. Tidak ada pelanggaran keselamatan dilanggar. Insiden itu terjadi di jalur off-piste. Semua fasilitas resort sudah sesuai standar hukum Prancis,” ujar Quincy seperti dikutip dari Reuters.

Schumacher hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit CHU Nord, Grenoble, Prancis, sejak mengalami kecelakaan 29 Desember lalu. Ketika itu, kepala mantan pembalap Ferrari dan Mercedes tersebut terbentur batu saat sedang bermain ski.

Saat ini, tim medis Rumah Sakit CHU Nord masih dalam tahap membangunkan Schumacher. Sejak 30 Januari 2014, obat bius yang disuntikkan ke tubuh Schumacher sudah dikurangi.

Schumacher merupakan salah satu pembalap terhebat di ajang F1. Pembalap asal Jerman itu merupakan pemegang rekor kemenangan (91 kali), pole position (68 kali), dan juara dunia (7 kali). (bh)