Penjualan Motor Honda Semester Pertama 2015 Bakal Melambat

Penjualan Motor Honda Motor Semester Pertama 2015 Bakal Melambat

Penjualan motor Honda sepanjang tahun 2015 diperkirakan akan tumbuh melambat pada semester pertama. Perkiraan ini tidak lepas dari faktor kenaikan harga BBM yang masih terasa hingga awal semester.

Presiden Direktur PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM), Suwito selaku diler resmi motor Honda di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur berusaha agresif di semester pertama. Dia mengakui pada semester pertama akan terjadi pelambatan seperti dipenghujung tahun 2014 ini yang disebabkan musim panen telah lewat.

“Sebetulnya gejolak dari kenaikan BBM masih sedikit terasa hingga semester pertama tahun depan. Untuk itu, kami akan terus menggenjot melalui titik-titik yang sudah menjadi pasar kita,” terang Suwito.

MPM akan berusaha agresif karena pada awal tahun 2015 disejumlah daerah belum memasuki musim panen. Musim panen hortikultura disejumlah daerah di Jatim maupun NTT justru diperkirakan pada kuartal kedua atau ketiga tahun 2015.

Sementara faktor kenaikan BI Rate (suku bunga bank) yang akan diberlakukan pemerintah dari 7,5 menjadi 7,75 diakui tidak membawa dampak. “Kenaikan BI Rate belum mengganggu. Kita sudah berbicara dengan sejumlah perusahaan pembiayaan, mereka masih optimistis laju pertumbuhan kredit masih membaik,” urai pria yang juta mantan Ketua INKAI Jatim itu.

MPM optimistis geliat penjualan Honda akan membaik pada semester kedua. Selain didukung oleh panen, membaiknya prekonomian secara nasional yang berimbas ke Jawa Timur. Demikian juga dengan meningkatnya daya beli masyarakat.

Dijumpai disela-sela Final Battle Honda Modif Contest di Royal Plaza, Suwito menegaskan akan berupaya mendorong penjualan motor sport. Ini tidak lepas dari perkembangan penualan motor sport dalam tiga tahun terakhir ini

“Pangsa pasar motor sport kita sudah menembus 26 persen, dan itu akan kita upayakan untuk didorong, karena sepanjang tahun ini pangsa pasar motor sport terus naik. Tetapi kita juga tidak meninggalkan yang lain, meski motor sport kita genjot,” tegasnya.

Pangsa pasar Honda hingga posisi November tahun ini tercapai 70 persen. Dimana motor matic masih menyumbang kontribusi terbesar dengan 83,1 persen. Matic juga memberi kontribusi sebesar 71 persen terhadap penjualan hingga Oktober, disusul sport 17 persen pada posisi yang sama. (wh)