Penipuan SMS Marak, Telkomsel Warning Pelanggan

Penipuan SMS Marak, Telkomsel Warning Pelanggan

Masyarakat diminta berhati-hati terhadap SMS yang mengarahkan pelanggan melihat website tertentu dengan modus menjadi pemenang undian berhadiah Telkomsel. Ini karena karena aksi itu merupakan penipuan.

Hal itu ditegaskan Executive Vice President Telkomsel Area Sumatera, Bambang Supriogo. “Satu-satunya website korporasi Telkomsel yang memberikan informasi resmi terkait program, layanan produk ataupun promosi berhadiah secara transparan dan jelas kepada pelanggan adalah www.telkomsel.com. Jadi jangan mudah percaya dengan SMS penipuan,” ujarnya.

Bambang menjelaskan, Telkomsel harus mengingatkan warga lebih hati-hati. Sebab, modus penipuan makin beragam. Banyak laporan warga yang menerima SMS yang mengarahkan pelanggan melihat website tertentu atau sekadar SMS mengenai pelanggan mendapat keberuntungan dengan mendapatkan hadiah dan lainnya.

“Telkomsel dalam menjalankan bisnisnya selalu konsisten dan komitmen menjaga kenyamanan pelanggan serta menerapkan kebijakan yang kuat untuk mencegah kerugian pelanggan,” tegasnya.

“Telkomsel berharap masyarakat tidak mudah terpancing, lebih waspada serta berhati-hati dan lebih cerdas dalam menyikapi modus penipuan tersebut,” imbuhnya.

Kata Bambang, segala informasi dari Telkomsel untuk pelanggan, baik mengenai program, layanan produk ataupun promosi berhadiah, selalu menggunakan mekanisme pemberitahuan resmi.  Di antaranya melalui surat resmi, pemberitaan di media massa nasional, informasi di GraPARI terdekat atau di Call Center Telkomsel serta website www.telkomsel.com.

Dalam menyelenggarakan program promosi berhadiah, Telkomsel juga menanggung 100 persen pajak hadiah pemenang.  Sehingga, pelanggan tak perlu lagi mengeluarkan dana untuk membayar pajak hadiah dan sejenisnya.

“Jadi kalau ada informasi atau permintaan yang mengarahkan pelanggan untuk membayar sejumlah biaya dalam nominal tertentu karena sebagai pemenang undian atau lainnya, maka dapat dipastikan merupakan penipuan,” tutur Bambang.

Untuk menghindari kerugian dari aksi penipuan tersebut, pelanggan dapat melakukan konfirmasi serta pelaporan melalui layanan call center 24 jam dengan menghubungi 133 untuk pelanggan kartuHalo, serta 155 dan 188 untuk pelanggan simPATI dan Kartu As.

Selain call center, pelanggan bisa mengkonfrimasi antara lain ke email “cs@telkomsel.co.id” atau “facebook.com/telkomsel” dan “twitter @telkomsel”.

Ia menyebutkan, Telkomsel juga serius menangani SMS dan website penipuan serta melakukan klarifikasi kepada pelanggan yang mengeluhkan praktik penipuan tersebut.

Mengingat, bukan sebagai pihak yang berwenang menangani kasus penipuan itu,Telkomsel menginformasikan dan melaporkan berbagai bukti pelanggaran yang dilakukan oleh oknum tertentu terkait SMS dan website penipuan tersebut berdasarkan laporan pelanggan ke pihak kepolisian.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumut, Abubakar Siddik menyebutkan, selain harus waspada, masyarakat diminta segera melaporkan temuan atau kalau sudah menjadi korban penipuan ke pihak kepolisian atau YLKI.

“Kalau dilaporkan, maka diharapkan aksi penipuan bisa ditekan dan bahkan pelakunya bisa diamankan,” katanya. (ant/wh)