Pengusaha Percaya Jaminan Aman TNI dan Polri

 

Pengusaha Percaya Jaminan Aman TNI dan Polri

Pengusaha yakin pascapengumuman hasil pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden, 22 Juli 2014, tidak terjadi kerusuhan yang menjebabkan terganggunya perekonomian. Pasalnya, Presiden SBY bersama Panglima TNI, Jenderal Moeldoko, dan Kapolri Jenderal Pol Sutarman, menjamin keamanan di Indonesia terutama di Jakarta dan kota-kota besar.

“Rasa khawatir sih ada, tetapi tidak takut sekali karena Presiden sendiri bersama TNI dan Polri sudah menjamin,” kata Ketua Umum Asosiasi Tembaga dan Emas Indonesia, Natsir Mansur, Selasa (22/7/2014).

Natsir berharap, pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang kalah dalam pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU) hari ini diterima dengan lapang dada. Dan Presiden terpilih, kata dia, segera menyusun kabinet yang bisa memperbaiki kondisi bangsa saat ini, terutama bidang ekonominya.

Natsir berterima kasih kepada Presiden SBY karena bertindak sangat bijak dan tidak memihak dalam Pilpres 2014 ini. “Kuncinya sama beliau. Kalau beliau jamin aman, pasti aman,” kata dia.

Hal senada dikatakan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sofjan Wanandi. Ia menegaskan, tidak akan terjadi kerusuhan seperti tahun 1998 sehingga tak perlu khawatir.“Tak perlu khawatir, TNI dan Polri pasti menjaga keamanan,” kata dia.

Sofjan juga meminta pihak yang kalah dalam Polpres ini agar menerima kekalahan secara lapang dada.

Sedangkan Ketua Umum Asosiasi Perstektilan Indonesia (API) Ade Sudrajat mengaku tidak ada rasa kekhawatiran dari pengusaha dan pekerja kerena Presiden SBY, Panglima TNI, dan Kapolri sudah mengeluarkan pernyataan akan memberikan jaminan keamanan. “Pascapengumuman pun nggak mungkin ada yang berani buat rusuh. Sehingga tak perlu khawatir,” kata dia.

Ade berterima kasih kepada Presiden SBY, Panglima TNI dan Kapolri karena memberikan rasa aman kepada semua rakyat Indonesia. (bst/ram)