Pengunjung Suroboyo Carnival Dihadang di Tol Menanggal

Pengunjung Suroboyo Carnival Dihadang di Tol Menanggal
DILARANG MASUK: Polisi mentup akses jalan ke Suroboyo Carnival lantaran belum punya Amdal Lalin. umar alif/enciety.co

Sejak pukul 15.00, petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Surabaya memberlakukan penutupan di pintu masuk jalan tol Menanggal. Penutupan tersebut dikarenakan belum turunnya izin Suroboyo Carnival Night Market yang dibuka sejak Senin (28/7/2014) lalu.

Mempergunakan palang besi yang dibantu petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, petugas melarang masyarakat, baik yang mempergunakan mobil maupun atau motor, masuk kawasan tersebut. Warga diperbolehkan ke tempat hiburan tersebut asalkan mobil atau motor mereka diparkir lalu dipersilakan berjalan kaki.

Brigadir Machfud, anggota Satlantas Polrestabes Surabaya kepada enciety.co, mengatakan penutupan tersebut diberlakukan agar kawasan tersebut tidak macet. Juga belum adanya izin keramaian atau analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) lalu lintas dari petugas terkait.

“Kami hanya melaksanakan tugas untuk menutup jalan pintu masuk tol ini untuk menuju Suroboyo Carnival,” tegas dia, Rabu (30/7/2014).

Dia juga menjelaskan, tidak hanya pintu masuk tol Menanggal yang ditutup. Jalur tengah bawah tol juga tertutup bagi pengguna motor. Dengan penutupan ini membuat masyarakat yang ingin masuk ke wahana hiburan di Kota Pahlawan tersebut akhirnya kecewa setelah mendengar bahwa mereka tidak bisa masuk karena belum keluarnya izin.

Rimba, salah seorang pengunjung yang datang nampak kecewa saat dirinya bersama keluarganya disuruh putar balik. Ia yang mengaku dari Sidoarjo tersebut terpaksa bergegas pergi.

“Kok tidak ada pemberitahuan di jalan. Seharusnya dipasang pengumuman kalau tidak beroperasi,” sungutnya. (wh)