Penguatan  Dolar Tekan Harga Emas Dunia

Harga Emas Makin Tak Menentu
Harga Emas Makin Tak Menentu

Harga Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Jumat (Sabtu pagi WIB), karena dolar AS menunjukkan penguatan. Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus kehilangan 8,6 dolar AS atau 0,79 persen, menjadi menetap di 1.085,50 dolar AS per ounce.

Harga emas telah kehilangan sekitar 4,1 persen untuk minggu ini, jatuh untuk minggu kelima berturut-turut. Dolar AS naik terhadap sebagian besar mata uang utama pada Jumat. Indeks dolar AS naik 0,07 persen menjadi 97,27 pada pukul 19.02 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Laporan penjualan rumah baru yang dirilis Departemen Perdagangan AS memberikan sedikit dukungan untuk harga emas karena menunjukkan penjualannya jatuh 6,8 persen ke tingkat tahunan yang lebih rendah dari perkiraan di 482.000. Analis mengatakan bahwa meskipun laporan penjualan menurun, pemulihan pasar perumahan secara keseluruhan tetap utuh.

Perak untuk pengiriman September turun 21,3 sen, atau 1,46 persen, menjadi ditutup pada 14,488 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun 0,4 dolar, atau 0,04 persen, menjadi ditutup pada 980,70 dolar AS AS per ounce. (ant)