Pengembang Apartemen Intens Garap Pasar Sidoarjo

Pengembang Apartemen Intens Garap Pasar Sidoarjo
sumber foto: kompas

Sebagai kota satelit, Sidoarjo semakin menarik bagi developer untuk pengembangan proyek properti. Bukan hanya landed house namun apartemen juga mulai marak di kawasan Sidoarjo. Bahkan apartemen untuk kelas middle low juga mulai tumbuh.

Budi Santoso, presiden direktur PT Sipoa Internasional Jaya, mengungkapkan kebutuhan hunian akan terus meningkat seiring dengan makin berkembangnya Kota Sidoarjo. Apalagi, kota udang ini merupakan satelit yang bersebelahan persis dengan Surabaya. Sehingga perkembangannya juga cukup pesat.

“Kami ingin mengembangkan apartemen khusus untuk kelas middle low. Bahkan konsepnya kami bikin layaknya di Hongkong . Nanti akan kami padukan dengan kawasan bisnis,” ujar Budi Santoso, Kamis (2/5/2015).

Dikatakan, kebutuhan apartemen akan terus meningkak seiring dengan makin berkembangnya kota Sidoarjo.  Sebab, kini tinggal di apartemen bukan lagi sesuatu yang istimewa tapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup warga perkotaan.

Apartemen juga menjadi alterntatif  ditengah makin mahalnya harga rumah akibat melambungnya harga tanah di Surabaya dan Sidoarjo. Apalagi kalau rumah yang berlokasi dekat  jalan utama dan memilliki fasilitas lengkap bisa dipastikan masyarakat middle low semakin sulit membeli riumah.

Royal Mutiara Residence 3 yang dikembangkan di dekat kawasan industri, Waru Sidoarjo dengan investasi Rp 500 miliar langsung mendapat respond bagus.. Meskipun belum dipasarkan  resmi, namun hiingga kemarin sudah terjual 1,700 unit dari total 10.000 yang akan dikembangkan nanti.

“Rencananya baru  kami launching awal bulan depan . Namun saat ini sudah banyak yang terjual. Kami memberikan  subsidi sehingga harganya tejangkau,” tambahnya.

Aris Bhirawa, board of management PT Sipoa Internaional Jaya menambahkan, besarnya minat masyarakat terhadap apartemen juga karena proyek ini mendapat dukunga dari Pemkab Sidoarjo. Sehingga harganya relatif terjangkau.

“Apartemen ini memang khusus untuk warga  Sidoarjo . Pembeli harus ber  KTP Sidoarjo. Cicilan uang mukanya lebih murah dari uang kos hanya Rp 500 ribu per bulan selama 30 kali,” ujar Aris Bhirawa.  (wh)