Pengadilan Arab Saudi Hukum Mati Perobek Al Quran

arab saudi 1
Pengadilan di Arab Saudi menjatuhi hukuman mati untuk seorang pria karena menyatakan diri keluar dari Islam dan mengunggah video dirinya menyobek Al Quran lalu menginjak-injaknya. Saudi Gazette melaporkan seorang pria berusia 20 tahunan dari Hafr-Al-Batin mengunggah video tersebut ke media sosial Keek.
Dia dijatuhi hukuman mati atas dakwaan penistaan agama. Dalam videonya, dia juga menghina Allah SWT, Nabi Muhammad SAW dan anak dari Muhammad, Fatimah. Pria tersebut ditangkap sejak tahun lalu. Berdasarkan hukum syariah, penistaan agama dapat dihukum mati. Biasanya hukuman mati di Arab Saudi dilakukan dengan cara dipenggal.
Arab Saudi termasuk salah satu negara di dunia yang masih menerapkan hukuman mati. Hukuman seperti ini, tanpa ampum memang dijatuhkan pada mereka yang secara jelas dan terang-terangan menyerang agama Islam. Termasuk Al Quran yang menjadi kita suci umat muslim se-dunia.
Sejauh ini, belum diketahui, kapan Pemerintah Arab Saudi akan melakukan eksekusi hukuman mati ini. Yang pasti, keputusan ini diprediksi bakal mengundang reaksi dari Amnesty internasional dan para pegiat HAM dunia. Sama seperti yang dialami Indonesia saat ini yang menjatuhkan hukuman mati pada dua narapidana asal Australia yang terlibat kasus narkoba. (bst)