Penetrasi Smartphone di Indonesia Capai 43 Persen

Penetrasi Smartphone di Indonesia Capai 43 Persen
foto: todayonline.com

Google merilis data baru tentang penetrasi ponsel pintar (smartphone) di Indonesia. Data baru yang merujuk pada Consumer Barometer ini menunjukkan adanya penetrasi ponsel pintar mencapai 43 persen dari total populasi di Indonesia. Data tersebut meningkat dibandingkan posisi 28 persen pada 2014.

Selain itu, survei juga memberikan lebih banyak wawasan perilaku konsumen lokal yang senantiasa berubah. Dewasa ini, sekitar 67 persen konsumen Indonesia menggunakan  smartphone untuk berbelanja secara online.

Berdasarkan sebuah studi yang diangkat dari lebih 400.000 konsumen di 56 negara, Consumer Barometer merupakan online tool gratis komprehensif bagi para perencana yang ingin mengerti dan membandingkan perilaku para konsumen digital maupun perilaku berbelanja di seluruh dunia.

“Indonesia adalah salah satu dari 21 negara di dunia di mana penggunaan smartphone lebih banyak dibandingkan penggunaan perangkat komputer. Dan, 30 persen dari pemilik ponsel pintar ini melakukan penelusuran dengan perangkatnya setidaknya satu kali dalam seminggu,” ungkap Veronica Utami, Head of Marketing Google Indonesia.

Dengan menggunakan Consumer Barometer, para pemasar dapat menemukan informasi apapun. Mulai dari seberapa sering masyarakat beraktivitas secara online, bagaimana mereka mencari informasi, melakukan riset, dan membeli. Data juga memberikan informasi mengenai perangkat mana yang digunakan dan kebiasaan menonton video. “Karena 67 persen dari pemilik smartphone di Indonesia berbelanja langsung dihandphone mereka, dan juga dengan adanya pengaruh dari smartphone pada saat mereka belanja di toko, cukup jelas bahwa bisnis di Indonesia perlu memiliki strategi pemasaran seluler.” (bst)