Penerimaan Taruna Taruni di Mako Lantamal V Surabaya

Penerimaan Taruna Taruni di Mako Lantamal V Surabaya
foto: Lantamal V Surabaya

Sekitar 1405 calon taruna dan taruni melakukan penandatangan pakta integritas yang di lakukan di Lapangan Yos Sudarso, Mako Lantamal V, Senin (11/5/2015).

Dari 1.405 calon taruna dan taruni hanya akan dipilih 43 peserta saja yang akan lolos. Penandatanganan ini dilakukan agar dalam penerimaan calon taruna dan taruni akademi TNI tidak aka terjadi adanya korupsi, kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Komandan Lantamal V, Brigjen TNI (Mar) Rudy Andi Hamzah mengatakan pihaknya membuat pakta integritas ini agar diketahui oleh masyarakat luas bahwa tidak adanya taruna taruni yang memakai uang untuk dapat diterima menjadi perwira di Angkatan Laut (AL), Angkatan Darat (AD) dan Angkatan Udara (AU).

“Guna menciptakan prajurit provesional objektif, akuntabel. Bila ada anggota saya yang minta uang pelicin atau sogokan laporkan langsung ke kami,” kata Brigjen TNI (Mar) Rudy Andi Hamzah.

Meskipun begitu, Rudy berharap saat peserta melaporkan kasus meminta uang untuk masuk menjadi prajurit TNI ini tidak mengada-ngada.

“Ada buktinya, catat nama, kesatuannya apa, baru langsung laporkan kejadian ini ke panitia, maka kita akan proses,” tegasnya.

Selama seleksi berlangsung, panitia penerimaan taruna dan taruni TNI ini sudah mengantongi data peserta lengkap. Jika ada peserta yang tidak puas karena tidak lolos, tanyakan kepada panitia dan akan menjelaskan secara terbuka untuk menunjukkan nilai peserta langsung.

“Dengan penilaian yang fair ini diharapkan lulusan taruna taruni betul-betul selektif,” paparnya. (wh)