Penerapan IT Surabaya Dilirik Berbagai Daerah

Penerapan IT Surabaya Dilirik Berbagai Daerah
Peserta Diklat Pim IV Samarinda yang berkunjung ke Dinas Pendidikan Surabaya.

Penerapan program berbasis online di Surabaya membuat banyak pihak tertarik untuk mempelajari lebih dalam. Seperti yang terlihat, Selasa (16/9/2014), peserta Diklat Pim IV Samarinda melakukan kunjungan di Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya untuk belajar sistem pendidikan online.

Sekretaris Dispendik Surabaya Aston Tambunan yang menerima kedatangan puluhan peserta diklat ini menyambut baik niat Samarinda untuk mempelajari sistem pendidikan online yang diterapkan Surabaya.

“Saat ini kami sedang melakukan pengembangan program pendidikan melalui rapor dan tryout online. Ini untuk mempermudah akses masyarakat yang membutuhkan informasi tentang hasil belajar siswa,” jelasnya kepada peserta Diklat.

Aston juga menjelaskan, dengan sistem online, para orang tua juga akan semakin mudah mengawasi perkembangan akademik putra-putrinya di kelas.

“Awal terbentuknya rapor online ini berdasarkan data yang terhimpun dalam profil sekolah. Melalui profil sekolah ini masyarakat dapat mengetahui tentang informasi keadaan sekolah. Mulai dari prasarananya hingga pada prestasi sekolah tersebut,” bebernya.

Sementara itu, Ketua rombongan Peserta Diklat Pim IV Samarinda, Windra Mariani mengaku tertarik untuk mempelajari pengembangan penilaian rapor dan tryout yang diterapkan Surabaya.

“Rencananya kami akan menerapkan di Samarinda nantinya,” cetusnya.

Tidak hanya program rapor dan try out online saja, delapan inovasi pengembangan program pendidikan di Surabaya juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta rombongan.

“Ada beberapa program lain yang diterapkan Surabaya juga akan kami kaji lagi, apakah bisa kami terapkan (untuk pendidikan Samarinda) atau tidak,” tandasnya. (wh)