Pendapatan HTC dari Bisnis Smartphone Tergerus 64 Persen

Pendapatan HTC dari Bisnis Smartphone Tergerus 64 Persen

foto: htcvive.com

Pelambatan ekonomi global yang terjadi sepanjang 2015 kemarin juga membawa dampak sektor industri teknologi. Salah satunya industri teknologi asal Taiwan, HTC yang terkena dampak di tiga bulan perdana tahun ini.

Menurut laporan, HTC dilaporkan mengalami kerugian USD148 miliar di triwulan pertama, atau terhitung 1 Januari hingga 31 Maret 2016. Secara keseluruhan di triwulan pertama tahun ini, pendapatan HTC terperosok cukup dalam, yakni 64 persen, sebagaimana dikutip Ubergizmo.

Catatan tersebut tidak menyertakan penjualan HTC 10, sebagai salah satu smartphone flagship perdana di tahun ini, yang baru saja diluncurkan. Smartphone yang diluncurkan pada April lalu bisa diterima global market, tetapi tidak begitu menjanjikan di pasar China.

Perlu diingat pula, bahwa angka-angka penjualan dalam laporan kinerja di triwulan pertama tidak mencantumkan Virtual Reality (VR) Headset, HTC Vive. Seperti halnya HTC 10, HTC Vive ini juga telah diterima pasar dengan baik, dan bahkan bisa menjadi slah satu pesaing dari Oculus Rift.

Ke depan kita juga perlu menguji HTC 10 dan HTC Vive, apakah dia mampu berkontribusi terhadap penjualan salah satu raksasa teknologi asal Taiwan ini.

HTC Chief Financial Officer Chialin Chang, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengetatan dengan melakukan pemangkasan biaya demi efisiensi pada kuarter kedua dan selanjutnya. HTC juga dilaporkan baru saja menjual sejumlah tanah dan sektor properti. Chang optimistis pada triwulan ketiga, pihaknya menargetkan sudah bisa menutupi kerugian perusahaan. (wh)