Pendapatan Cukai Rokok Ditarget Rp 110,5 T

 

Pendapatan Cukai Rokok Ditarget Rp 110,5 T

Sepanjang tahun 2014 ini, Pemerintah menargetkan mendapat pemasukan dari cukai rokok sebesar Rp 110,5 triliun.  Jumlah ini paling dominan dari target penerimaan cukai yang ditetapkan APBN yakni sebesar Rp 118,28 triliun. Demikian penegasan yang diberikan Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan, Agung Kuswandono.

Sepanjang 2013 lalu, penerimaan cukai rokok sekitar Rp 100 triliun. Dengan tidak dinaikkannya tarif cukai rokok tahun ini, pemerintah berharap target tersebut bisa diperoleh dari peningkatan volume produksi. “Naik Rp 10 triliun kita berharap berasal dari kenaikan volume produksi,” ujarnya.

Tahun lalu, produksi rokok mencapai 341 miliar batang. Dia memperhitungkan, untuk mendapatkan tambahan Rp 10,5 triliun, paling tidak dibutuhkan 358 miliar hingga 360 miliar batang rokok.

Sementara itu, dalam Rancangan APBN Perubahan 2014, target penerimaan cukai dinaikkan lagi sebesar Rp 900 miliar hingga Rp 1 triliun. Dengan demikian, penerimaan cukai rokok diharapkan bertambah Rp 11 triliun hingga Rp 12 triliun.

Namun, dari sisi volume produksi masih ditarget sekitar 360 miliar batang rokok. “Kita akan extra effort untuk pengawasannya, auditnya, dan kita bagi dengan MMEA,” kata Agung. (kmp/ram)