Pemudik Masih Padati Stasiun Pasar Turi

Pemudik Masih Padati Stasiun Pasar Turi
Pemudik masih memadati Stasiun KA Pasar Turi pada Lebaran.umar alif/enciety.co

Memasuki Lebaran 1435 H, pemudik yang menggunakan jasa Kereta Api (KA) masih memadati kendati tidak sampai berjubel. Seperti yang terlihat di Stasiun Pasar Turi Surabaya. Mereka yang datang usai melaksanakan salat Id di Kota Pahlawan ini adalah penumpang dengan jurusan Jawa Tengah dan Jakarta.

Sugiarto, warga Yogyakarta saat ditemui enciety.co sedang menunggu kereta mengatakan dirinya bersama keluarganya akan berlibur di rumah mertuanya usai Lebaran di kampungnya di kawasan Tidar.

“Saya unjung-unjung dulu sama tetangga karena sudah lama menetap disana. Ndak enak kalau belum meminta maaf sama orang kampung,” jawabnya memberi alasan sambil menggendong anaknya yang masih kecil.

Menurut dia, dengan liburan yang diberikan oleh pabriknya tempat bekerja, yaitu tanggal 4 Agustus 2014 baru masuk kerja, ia mempunyai kesempatan yang lama untuk berlibur.

“Liburnya lama jadi milih sekarang untuk pulang saja. Juga biar gak berdesakan. Kasihan ada anak kecil,” ujarnya.

Kepala Stasiun Pasar Turi Rohmad Makin Zainul mengatakan, pelayanan yang diberikan dirasa cukup. KA yang disediakan masih mampu untuk mengatasi jumlah penumpang yang menggunakan jalur rel tersebut.

Dia lalu menjelaskan, penumpang yang menggunakan jasa KA memang terasa sejak H-6 jelang Lebaran, namun jumlahnya belum terlalu siginifikan dibanding tahun lalu.

“Atau karena banyak perusahaan yang memberikan mudik gratis jadi penumpang sedikit menurun,” katanya.

Menurutnya, tercatat hanya 2.000 penumpang saja yang menggunakan jasa KA ini. Hingga H-2 sudah memberangkatkan sekitar 3600 penumpang.

Ia memberikan sara kepada penumpang agar berhati-hati dengan barang bawaannya. Walaupun pihaknya telah mengerahkan Polsuska yang dibantu polisi dan TNI AD.

“Kalau bisa tidak usah membawa perhiasan terlalu mencolok. Lebih bagus membawa seperlunya saja agar mudah mengawasi,” tuturnya. (wh)