Pemprov Klaim Perbaiki 89 Persen Jalan Rusak di Jatim

Pemprov Klaim Perbaiki 89 Persen Jalan Rusak di Jatim
ilustrasi jalan rusak. umar alif/enciety.co

Jalan utama provinsi Jawa Timur dinyatakan siap dipergunakan untuk menjadi jalur mudik dan balik pada H–7 Lebaran. Dari 1.769,9 kilometer jalan di Jatim yang akan dilalui arus mudik, 89 persen di antaranya telah diperbaiki.

“Yang telah diperbaiki telah dinyatakan laik dan siap untuk dilalui saat terjadinya arus mudik, maupun arus balik,” kata Gubernur Jatim Soekarwo, Sabtu (20/6/2015).

Sedangkan untuk sisanya sendiri, yaitu jalan sebanyak 21 persen masih dalam proses penambalan. Dengan kenyataan inilah, Soekarwo menyatakan optimis bahwa pengerjaan dan perbaikan jalan provinsi jalur darat bisa diselesaikan,

Sedangkan untuk jalan milik nasional, Ia menambahkan hingga kini masih dalam keadaan bagus dan hanya butuh sedikit perbaikan. Dari data yang ada sekitar 85 persen dari jalan nasional yang panjang seluruhnya mencapai 2.027 kilometer, sisanya sepanjang 15 persen sedang dalam perbaikan.

Panjang jalan nasional berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pekerjaan Umum (PU) Nomor 391 Tahun 2009. Dengan rincian sepanjang 620,067 kilometer ada di lintas selatan, 743,727 kilometer menjadi jalan penghubung lintas, dan yang di Pantura ada 469,296 kilometer, dan yang di lintas tengah itu panjangnya mencapai 193,915 kilometer.

“Baik jalan dan penghubungnya seperti jembatan terus dikerjakan siang dan malam agar para pemudik tidak lagi mengeluhkan jalan atau jalur yang rusak. Dengan bagusnya jalan maka keselamatan dan kecepatan bisa bertambah,” tandasnya. (wh)