Pemprov Jatim Siapkan Rp 12,5 M untuk Operasi Pasar

Pemprov Jatim Sipakan Rp 12,5 M untuk Operasi Pasar
Teks foto: istimewa

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) telah menggelar operasi pasar sejak 17 Juni lalu. Kegiatan ini  dan akan dilaksanakan kurang lebih sebulan hingga 15 Juli mendatang.

Kepala Disperindag Warno Harisasono mengatakan, operasipasar tersebut ditujukan untuk menstabilkan harga bahan kebutuhan pokok di bulan Puasa ini.

“Anggaran yang dikeluarkan untuk mengadakan operasi pasar sendiri mencapai Rp 6,8 miliar dan bisa naik menjadi Rp 12,5 miliar seiring dengan adanya subsidi ongkos angkut,” kata Warno kepada wartawan, Senin (22/6/2015).

Direncanakan, operasi pasar ini akan digelar di 78 titik, dimana masing-masing kabupaten/kota di Jatim ada 2 titik, kecuali Surabaya yang ada 4 titik.

Dirinya juga mengakui, masih ada daerah-daerah yang tidak bisa dijangkau oleh operassi pasar tersebut dikarenakan kurangnya armada khusus yang dapat menembus desa atau kampung yang sulit dijangkau.

“Armada ini diharapkan dapat menembus pedesaan yang sulit dijangkau agar dapat merata pembagian operasi pasar ini,” tuturnya.

Warno berharap, dengan adanya tambahan armada tersebut maka program operasi pasar tahun ini lebih optimal. Khususnya, untuk daerah-daerah dengan akses yang cukup sulit.

“Diharapkan dengan operasi pasar, harga sembako akan kembali normal lagi dan masyarakat mampu membelinya,” tandasnya. (wh)