Selasa, November 29, 2022
Google search engine
BerandaSurabayaPemkot Surabaya Terima Token of Appreciation dari Bank Indonesia

Pemkot Surabaya Terima Token of Appreciation dari Bank Indonesia

“Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menggelar pertemuan dengan Direktur Eksekutif Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Timur Budi Hanoto di ruang kerjanya, Jumat (2/9/2022).

Dalam pertemuan tersebut, Eri Cahyadi menerima Token of Appreciation (ToA) dari Budi Hanoto, sekaligus membahas berbagai hal mengenai perekonomian di Surabaya.

Eri menjelaskan, dalam kesempatan ini ada beberapa hal pembahasan yang dijadikan bahan diskusi bersama. Diantaranya, bagaimana meningkatkan pertumbuhan ekonomi agar tidak terjadi inflasi harga pangan di Kota Surabaya.

Dengan ToA ini, Eri berharap dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan dapat berputar dengan baik di Surabaya.

“”Jadi seperti Tunjungan Romansa, di mana saat itu di-support oleh BI Jatim untuk menggerakkan UMKM agar perekonomian terus bergerak. Insya Allah ke depan akan ada program lagi yang dijalankan bersama BI,”” kata Eri.

Sementara itu, Budi Hanoto mengungkapkan, ke depanya bersama Pemerintah Kota Surabaya akan berkolaborasi untuk mengantisipasi terjadinya inflasi harga pangan. Oleh karena itu, nantinya akan membentuk Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk segera menentukan langkah-langkah antisipasinya.

“”Nanti dibentuk TPID bersama BI dan pemkot, terutama untuk menangani inflasi harga-harga pangan, kita petakan lagi, kita teliti lagi mana kira – kira yang membutuhkan intervensi,”” ujar Budi.

Di sela diskusi, Budi sempat memberikan uang pecahan baru emisi tahun 2022 kepada Wali Kota Eri Cahyadi, uang kertas tersebut disusun rapi, mulai pecahan Rp 1.000 hingga Rp 100 ribu lengkap dengan sampulnya.

Budi menjelaskan, ToA itu diberikan atas mandat Gubernur Bank Indonesia agar diberikan secara langsung kepada kepala daerah di masing-masing wilayah di Jawa Timur.

“”Kebetulan saya diberi kesempatan langsung untuk memberikan ToA ini kepada Pak Wali. Uang kertas kali ini desainnya baru, lebih mudah dikenali oleh tunanetra dan uang baru ini tidak mudah dipalsukan,”” tandas Budi. (wh)

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments