Pemkot Surabaya Review Pembangunan Infrastruktur 2016

Pemkot Surabaya Review Pembangunan Infrastruktur 2016

Media gathering pemaparan progres pembangunan infrastruktur Surabaya di ruang ACTS, Kamis (22/2/2016). foto:humas pemkot surabaya

Dalam hitungan pekan, tahun 2016 akan segera berakhir dan beralih ke 2017. Sebelum beranjak ke tahun yang baru, Pemkot Surabaya melakukan review singkat sejumlah capaian yang telah diraih di bidang pembangunan infrastruktur.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Bappeko Surabaya Dwijajawardhana mengatakan, fokus APBD Kota Surabaya tahun 2016 memang ada pada bidang infrastruktur. Namun demikian, lanjut dia, pembangunan infrastruktur yang dikonsep Pemkot tetap harus berbasis ekologi yang ramah lingkungan.

Pembangunan yang berwawasan lingkungan tampaknya sudah menjadi ciri khas Kota Pahlawan. Itulah sebabnya, ditengah kemajuan pesat pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan, gedung pemerintahan dan sebagainya, Pemkot tetap memperhatikan aspek estetika dan keindahan lingkungan.

Dwija melanjutkan, di antara sekian triliun APBD Surabaya, sebagian dialokasikan untuk pembangunan dan perawatan taman kota. Saat ini sudah ada 60 taman kota yang tersebar di berbagai penjuru kota.

“Harapannya, taman-taman tersebut mampu menjadi wadah sarana interaksi warga kota. Tentunya di samping fungsi utamanya sebagai ruang terbuka hijau,” terangnya Dwija saat acara media gathering di ruang ATCS, Kamis (22/12/2016).

Proyek prestisius Pemkot yakni Jembatan Suroboyo juga diresmikan tahun ini. Tepatnya pada 9 Juli 2016. Proyekmultiyears yang dimulai 2014 itu telah rampung dan menjadi ikon baru wisata di kawasan pesisir Pantai Kenjeran. Selain merupakan bagian dari konsep penataan kawasan pesisir, jembatan tersebut juga berfungsi sebagai penambahan sarana jalan baru. Rencananya, Jembatan Suroboyo akan diintegrasikan dengan jalan baru lainnya yang terkoneksi hingga bandara Juanda.