Pemkot Surabaya Bangun CBD di Kaki Suramadu

Pemkot Surabaya Bangun CBD di Kaki Suramadu
Kawasan kaki Jembatan Suramadu yang bakal disulap menjadi Central Business Districk baru di Surabaya. umar alif/enciety.co

Geliat perekonomian di Kota Surabaya diharapkan akan terus tumbuh secara merata. Tidak hanya di pusat kota saja, namun juga melebar ke daerah pinggiran di Kota Pahlawan. Pemkot Surabaya sendiri berencana akan menambah kawasan Central Business District (CBD) dengan membangun infrasruktur Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT).

Seperti diketahui, tengah kota Surabaya sudah dipenuhi oleh CBD tersebut. Misalnya di Jalan Raya Darmo dan Basuki Rachmat. Untuk di daerah Selatan Surabaya ada Ahmad Yani dan bagian Barat ada Mayjend Sungkono hingga HR Muhammad. Direncanakan, untuk kawasan Utara juga akan dibangun CBD di sekitar kaki Jembatan Suramadu.

Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang Surabaya Dewi Soeriyawati mengatakan dengan pembangunan CBD di wilayah Utara maka kota Pahlawan akan menjadi kota pusat dagang dan jasa.

“Tujuan membangun Jembatan Suramadu untuk meningkatkan geliat ekonomi di Surabaya pesisir maupun di Madura. Kami (Pemkot red) akan membangun infrastruktur di kawasan itu,” kata Dewi kepada wartawan, Sabtu (11/7/2015).

Diharapkan, nantinya akan memancing pengembang untuk bisa membangun bangunan yang sifatnya komersial. Baik itu kantor, pusat perbelanjaan ataupun pergudangan. Pemkot Surabaya sendiri akan menyiapkan infrastrukturnya dengan JLLT yang desainnya akan tembus langsung dengan Jembatan Suramadu.

“Dengan lebar jalan 60 meter nanti jalan ini akan tersambungkan dengan jalan ke bandara internasional Juanda. Dan CBD lainnya adalah  kawasan Teluk Lamong yang didukung Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB),” papar dia. (wh)