Pemkot Surabaya Bakal Ubah Perda Perlindungan Anak

Pemkot Surabaya Bakal Ubah Perda Perlindungan Anak
Satpol PP Kota Surabaya saat menjaring anak-anak yang kedapatan keluar tengah malam di Surabaya. sumber foto: blogspot

Pemerintah Kota Surabaya mewacanakan untuk mengubah Peraturan Daerah (Perda) nomor 6 tahun 2011 tentang perlindungan anak di Surabaya. Ini karena Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya menganggap bahwa seharusnya Perda perlindungan anak harus segera direvisi menyusul adanya pembahuran UU Perlindungan anak nomor 35 tahun 2014.

Sekretaris Dispendik Kota Surabaya Aston Tambunan mengatakan, berbagai masalah anak yang sering timbul di kota Surabaya membutuhkan adanya sebuah pembaharuan payung hukum. Ini untuk memberikan penjagaan terhadap hak anak.

“Sudah ada beberapa masukan yang nantinya menjadi sangat penting untuk dimasukkan ke dalam rumusan Perda. oleh karena itu perlu adanya share informasi tentang penanganan kasus anak,” katanya di kantornya jalan Jagir Wonokromo nomor 354 Surabaya, Kamis (16/4/2015).

Seperti banyak kasus yang ia temui, banyak permasalahan serius ternyata melibatkan anak-anak. Ini yang akan ditinjau oleh Aston bahwa melalui Perda baru ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan anak yang semakin marak.

“Ini kita rumuskan dulu, setelah itu akan diserahkan di Bagian Hukum Pemkot Surabaya. Kemudian baru bisa di bahas di DPRD Kota Surabaya,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengaku banyak menemukan anak-anak di bawah umur yang terjaring razia. Ia juga bercerita bahwa anak buahnya sering menemukan para perkerja yang masih dibawah umur. Bahkan mereka sering bekerja di tempat-tempat hiburan malam.

“Sebenarnya mereka membutuhkan adanya sebuah perlindungan untuk diarahkan ke hal yang lebih baik,” sarannya. (wh)