Pemkot Surabaya Ajak Masyarakat Jadi Donatur KBS

Pemkot Surabaya Ajak Masyarakat Jadi Donatur KBS

 

Pemkot Surabaya mengajak warga Surabaya peduli dengan Kebun Binatang Surabaya (KBS). Melalui program Sahabat Satwa, masyarakat bisa menjadi donatur KBS.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan, butuh dana yang tak sedikit untuk mengelola KBS. Ditambah lagi, berdasarkan hasil audit dari tim independen Universitas Airlangga menunjukkan banyaknya perbaikan yang harus dilakukan.

“Kami undang warga Surabaya untuk menjadi Sahabat Satwa KBS, agar warga juga ikut merasa memiliki KBS,” kata Risma .

Sejak dikelola Perusahaan Daerah Taman Satwa, sumber keuangan KBS berasal dari pendapatan pengunjung dan APBD kota Surabaya. Untuk memperbaiki sarana KBS, tak cukup mengandalkan dua sumber tersebut. Namun, Risma menampik jika KBS kekurangan dana.

“Sahabat Satwa ini dibuat agar warga Surabaya merasa memiliki. Karena rasanya berbeda jika setiap orang memberikan sumbangsihnya,” tandasnya.

Sekaligus supaya warga kelas menengah ke atas turut berperan aktif. Sebab, pembangunan KBS ke depan diproyeksikan lebih banyak menarik warga kelas menengah ke atas.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS Ratna Achjuningrum menambahkan, program Sahabat Satwa tidak hanya bagi perorangan, tetapi juga lembaga atau instansi.

“Bermacam-macam bentuknya. Untuk lembaga, perusahaan, atau individu yang ingin memberi makan satu satwa saja, silakan. Atau mungkin hanya ingin memperbaiki kandang satwa saja, silakan,” ujarnya.

Segala bentuk apresiasi kecintaan publik kepada KBS akan diterima dalam program sahabat satwa. Kata Ratna, konsepnya secara rinci masih akan dibahas oleh pihaknya. Namun ia kembali menegaskan, program ini tidak untuk mencari keuntungan.

“Bahkan kalau adik-adik sekolah yang hanya sanggup menyisihkan uang sakunya Rp 2.000 atau Rp 3.000, akan kita terima,” cetusnya.

Ratna berharap, program Sahabat Satwa sudah bisa direalisasikan dan dipublikasikan akhir Maret ini. Sejauh ini, beberapa perusahaan swasta dan BUMN telah menjadi Sahabat Satwa. Seperti Taksi Bosowa yang menyumbang pakan untuk komodo sejak tahun 2013, Telkomsel, PDAM yang membantu suplai air bersih bagi satwa dan perbaikan jaringan pipa, dan Bank Mandiri yang menyediakan keran siap minum bagi pengunjung.(wh)