Pemkot Bangun Penampungan Banjir di Surabaya Barat

Pemkot Bangun Penampungan Banjir di Surabaya Barat
Tanah milik Pemkot Surabaya dikeduk untuk dapat menampung banjir di Surabaya Barat. uar alif/enciety.co

Banjir di Surabaya Barat yang biasa melanda kawasan Kauman, Gelora Bung Tomo (GBT) dan Sumberejo serta Pakal bila hujan tiba, kini diantisipasi oleh Pemkot Surabaya.

Melalui dinas terkait seperti dinas Pekerjaan Umum (PU) dan dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Pemkot Surabaya membuat penampungan baru banjir di kawasan ini.

Tiga excavator dikerahkan oleh Pemkot Surabaya untuk membuat kawasan resapan besar air banjir dilahan miliknya. Alat-alat berat tersebut usai memperlebar saluran air sungai kini beralih ke lahan Pemkot Surabaya.

Tamam, salah seorang warga Kauman, mengatakan di kawasan ini alat berat tersebut telah bekerja sejak sebulan lalu. “Para pekerja menggali tanah luas untuk dapat menampung air hujan hingga kawasan ini diharapkan tidak banjir lagi,” kata Tamam kepada enciety.co, Kamis (19/3/2015).

Alat berat excavator tersebut kini berada di lahan Pemkot Surabaya di tiga titik. Yaitu dua excator di jalan raya Kauman depan Polsek Pakal dan sebelah perumahan Benowo Regency serta di Jalan Sumberejo.

Usai mengeduk, tanah-tanah tersebut kemudian dipinggirkan dan dibuatkan tanggul sementara. Bila terlihat tanah tersebut berlebih, maka truk bertonase besar membawa tanah tersebut ke kawasan GBT untuk mendirikan tanggul sementara disana.

Aliran air sungai sendiri dengan adanya tempat penampungan banjir ini membuat terpencar dan tidak lagi berkumpul di satu titik. Hingga kini tinggi air di saluran besar belum mencapai batas atas atau mencapai jalan raya.

“Bila kali Lamong di Gresik tidak meluap, mungkin penampungan banjir disini cukup untuk menampung hujan yang datang,” harap Tamam. (wh)