Pemkot akan Bangun 4 Gedung Parkir Empat Lantai

 

Pemkot akan Bangun 4 Gedung Parkir Empat Lantai

Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk membangun gedung parkir empat lantai tahun ini akan segera terealisasi. Ini dikatakan oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini sesaat setelah menemui rombongan Wali Kota Banda Aceh di Balai Kota Surabaya Rabu (17/9/2014).

Menurut Risma, untuk menghindari kepadatan dan kemacetan lalu lintas, ke depan direncanakan tidak akan ada lagi lahan parkir di tepian jalan raya. Untuk itu pihaknya mengaku tengah memulai pengerjaan gedung parkir di sejumlah titik.

“Nanti suatu saat kita pasti akan membutuhkannya (gedung parkir). Karena nggak mungkin nantinya ada parkir di tepi jalan. Semua parkir harus di park and rest,” terangnya.

Pada perencanannya, gedung parkir yang juga akan digunakan sebagai tempat istirahat hingga sentra PKL itu nantinya akan terhubung dengan titik pemberhentian Angkutan Massal Cepat (AMC). Diharapkan gedung itu juga berfungsi untuk mengintegrasikan masyarakat dengan moda tranportasi lainnya.

“Sementara ini kita akan bangun di empat titik. Di antaranya di kawasan gedung Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, TVRI di Mayjend Sungkono, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian,” jelasnya.

Nantinya menurut Risma, kantor-kantor SKPD tersebut akan dibongkar dan diganti dengan park and rest. “”

Ditanya soal anggaran yang akan dikeluarkan Pemkot Surabaya nantinya, Risma mengaku belum mengetahuinya. Ini lantaran Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya belum segera mereliasikan program tersebut.

“Sebenarnya tahun ini anggarannya sudah ada. Tapi Dishub yang nggak jalan-jalan,” ujarnya.

Risma juga menjelaskan bahwa masing-masing gedung nantinya akan mengeluarkan biaya yang berbeda. Ini mengingat luas lahan dan jumlah lantai yang tidak sama. “Tergantung gedungnya, kalau besar, ya besar anggarannya,” katanya.

Sementara itu, ditemui terpisah Kasubid Rekayasa Lalu Lintas Dishub Surabaya, Irvan Wahyudrajat menambahkan dengan dibangunnya gedung parkir ini masyarakat akan semakin tertib.

“Nantinya, warga tidak lagi direpotkan mencari tempat parkir karena sudah ada gedung parkir,” tuturnya.

Selain itu, dikatakan Irvan, dengan adanya gedung perparkiran tersebut warga bisa memanfaatkan AMC kota Surabaya menuju ke tujuan tanpa harus terjebak kemacetan. Hal itu tentu akan lebih mempercepat sampai ke tujuan.

Terutama tujuan di jantung kota Surabaya hingga ke tujuan kawasan perguruan tinggi. “Yang jelas, dengan adanya gedung perparkiran tersebut akan banyak membantu warga dalam menjalankan aktifitas lebih tenang dan nyaman,” tambahnya.

Lebih lanjut, terkait realisasi program tersebut, Irvan mengaku masih mengkaji dengan dinas terkait untuk perencanaan yang lebih matang.(wh)