Pemilik Surat Surat Ijo Wajib Punya IPT

Pemilik Surat Surat Ijo Wajib Punya IPT
foto: istimewa

Peraturan daerah (Perda) tentang Ijin Pemakaian Tanah (IPT) hasil dari perbaikan dari Perda Surabaya Nomor 1 tahun 1997 tengah diajukan. Nantinya dengan perda ini maka bangunan yang ada di atas tanah surat ijo jika sewaktu-waktu diminta oleh pemkot, maka  pemilik bangunan bisa mendapatkan ganti rugi. Saat ini banyak masyarakat pemegang surat ijo tapi tidak punya IPT yang jumlahnya mencapai ribuan.

Kepala Bagian Hukum Pemkot Surabaya Ira Tursilowati mengatakan penyusunan IPT yang baru lantaran yang lama dianggap sudah kurang relevan dan membutuhkan banyak penyesuaian. “Sudah kami masukkan ke DPRD untuk disetujui,” kata Ira Tursilowati kepada wartawan, Selasa (13/10/2015).

Salah satu klausul yang akan dimasukkan ke perda itu adalah hak ganti rugi bagi warga yang memiliki bangunan di atas surat ijo. Teknisnya, jika sewaktu-waktu pemkot membutuhkan lahan berstatus sewa atau surat ijo yang ditempati warga dan di sana ada bangunan yang berdiri, maka pemkot akan memberikan ganti rugi bangunan.

Untuk besaran harga ganti rugi yang akan diberikan, dikatakan Ira kini masih dalam pembahasan. Namun sesuai draft yang disusun, ganti rugi akan diberikan seusai dengan appresial yang ada di titik tersebut.

Namun, bukan semua warga pemegang surat ijo yang berhak atas ganti rugi ini. Melainkan warga yang bisa menunjukkan dan memiliki surat bukti IPT alias bukti sewa kepada pemkot.

“Jika masyarakat ternyata tidak bisa menunjukkan maka akan kembalikan seperti dalam perda sebelumnya. Bila kami (pemkot red) butuh lahan yang mereka tempati ya mereka harus pindah dan digusur. Kan sama saja mereka menempati lahan pemkot dengan cara ilegal,” ujarnya. (wh)