Pemerintah Subsidi Listrik Rp 7 M per Perusahaan Besar

 

Pemerintah Subsidi Listrik Rp 7 M per Perusahaan Besar

Pelanggan listrik Industri besar I-4 daya 30 ribu Kva ke atas ternyata masih mendapat subsidi paling besar mencapai Rp 7 miliar per perusahaan. Ini sebelum mencabutnya 1 Mei mendatang.

Hal itu ditegaskan Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenaga Listrik Diretorat Jenderal Ketenaga Listrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Satya Zulfanita.

“I-4 yang menikmati subidi terbesar, industri menikmati rata-rata subsidi Rp 7 miliar. I-4 Satu perusahaan Rp 7 miliar,” tandas Zulfanita di Jakarta, Jumat (18/4/2014).

Merujuk hasil keputusan badan anggaran (Banggar) DPR dalam Rancangan Angaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) subsidi listrik 2014 subsidi dilaokasikan Rp 81,77 triliun terbagi subsidi listrik Rp 71,36 triliun dan cadangan rasio energi Rp 10,41 triliun, karena subsidi tersebut mengalami penurunan dari tahun sebelumnya maka rapat tersebut  juga  memutuskan pencabutan subsidi listrik secara bertahap pada golongan listrik industri terbuka I-3 Tbk dan I-4.

“Penghapusan susbidi lisrik I-3 daya diatas 200 Kva yang sudah go publik dan pelanggan Industri besar I-4 daya 30 ribu Kva keatas,” papar Zulfanita.

Kemudian keputusan tersebut disetujui Komisi VII DPR, dengan kenaikan secara bertahap setiap dua bulan sekali, dimulai 1 Mei 2014 dan berakhir Desember 2014. “Kenaikan setiap dua bulan sekali sampai Desember 2014,” kata dia.(lp6/wh)