Pemerintah Rilis Aturan Anak Dilarang Pakai Ponsel

Pemerintah  Rilis Aturan Anak Dilarang Pakai Ponsel
ilustrasi foto: stuff

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise mengatakan pihaknya sedang menyiapkan peraturan menteri (permen) mengenai larangan penggunaan telepon seluler atau ponsel pada anak. “Kami sedang menyiapkan permen mengenai aturan tersebut. Saya pikir, anak-anak, terutama yang masih duduk di sekolah dasar (SD) belum perlu HP (ponsel),” ujar Yohana.

Dia menambahkan penggunaan ponsel membuka peluang bagi anak-anak untuk membuka situs-situs yang kurang baik. “Ketika SD membuka situs-situs yang kurang baik, ketika SMP dan SMA sudah mulai mempraktikkan,” katanya.

Maraknya prostitusi online, lanjut Yohana, tidak terlepas dari penggunaan ponsel. Dampak buruk lainnya adalah hilangnya konsentrasi belajar, interaksi sosial yang semakin kecil, hingga pemanfaatan waktu belajar yang kurang efesien. Menteri Yohana menambahkan anak merupakan aset bangsa, oleh karena itu pemerintah wajib melindungi generasi mudanya melalui peraturan.

Para orangtua pun harus melarang anak-anaknya menggunakan ponsel secara berlebihan. “Bahkan ketika SMP dan SMA pun, hanya HP tertentu yang diperbolehkan,” katanya. Menteri Yohana berharap permen tersebut bisa segera diselesaikan karena bertujuan melindungi anak-anak bangsa. (bst)