Pemerintah Kembali Kucurkan KUR

Ini Kata JK Terkait Melemahnya Rupiah
Ini Kata JK Terkait Melemahnya Rupiah

Wakil Presiden Jusuf Kalla memastikan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) akan terus dipertahankan. Langkah tersebut dilakukan agar usaha kecil dan menengah (UKM) dalam negeri bisa ditingkatkan. Sebelumnya, KUR sempat dihentikan karena rasio angka kredit bermasalah cukup tinggi.  “Ini untuk menjaga keadilan sosial masyarakat sehingga UKM bisa ditingkatkan. Itu mutlak. Beberapa bulan lalu  memang dihentikan, oleh karena itu kami harus tekankan sekali lagi ini harus betul-betul sampai di masyarakat kecil,” kata JK, di Kantor Wapres, Jakarta.

“Di samping itu bunganya harus lebih turun supaya jangan bunga UKM itu lebih tinggi daripada kredit besar. tapi namun demikian Pemerintah juga harus menjamin dananya itu baik, atau subsidi bunganya kami Pemerintah harus siapkan,” tambah dia.

Penyaluran KUR ini masih menunggu Perpres.  Hanya saja, JK meminta agar nilai saat ini lebih tinggi dari sebelumnya. “Harus lebih tinggi, kalau dulu kan Rp 500 juta. Ya jangan Rp 25 miliar itu berarti hanya kredit mikro namanya, ya tidak boleh, ini harus lebih tinggi,” tegas dia.

Penyaluran KUR akan dilakukan oleh bank-bank yang sudah ditunjuk pemerintah. Pemerintah pun sudah siap mengambil risiko bila terjadi kredit macet dari skema ini.  “(Kredit macet) kan dijamin pemerintah kreditnya itu. jadi kan lewat Askrindo dan Jamkrindo itu dijamin. kalau pun ada macet ya itu risiko Pemerintah,” tandas JK.  (lp6)