Pemerintah Kaji Tawaran Utang Rp 21 T dari Inggris

Pemerintah Kaji Tawaran Utang Rp 21 T dari Inggris
foto: tempo.co

Pemerintah melalui Kementerian PPN mengaku masih mempelajari tawaran utang dari Inggris sebesar 1 miliar poundsterling atau Rp21 triliun. Pasalnya, pemerintah belum memutuskan pada sektor apa pinjaman tersebut akan digunakan.

Deputi bidang Pendanaan Pembangunan Bappenas Wismana Adi Suryabrata menyatakan, jika disetujui, penawaran utang dari Inggris tersebut bisa saja masuk dalam buku utang (blue book). Namun, perlu disesuaikan dengan sektor yang masih memerlukan pendanaan. “Masih dipelajari dulu. Keputusan diambil sesuai kesiapan, secepatnya,” ujar Wismana di Jakarta, Rabu (29/7/2015).

Sebelumnya, Inggris dikabarkan berencana untuk menggelontorkan dana senilai 1 miliar poundsterling atau sekira Rp21 triliun (kurs Rp20.937 per poundsterling) untuk pembiayaan infrastruktur. Namun, Wismana mengatakan, blue book sudah menyiapkan proyek selama lima tahun ke depan, sehingga tawaran utang tersebut masih perlu dipelajari lebih lanjut. “Nanti dilihat, penawaran itu detailnya seperti apa. Secara general kita mesti kaji dalam detailnya,” tandasnya. (oke)