Pembangunan Taman Cahaya Pakal Terbengkalai

Pembangunan Taman Cahaya Pakal Terbengkalai

foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Pengerjaan pembuatan Taman Cahaya di wilayah Surabaya Barat yang menelan dana Rp 900 juta belum selesai dikerjakan. Taman baru yang terletak di kawasan Pakal, Benowo tersebut belum bisa dikatakan 100 persen selesai.

Mulai dari akses jalan menuju taman hingga samping kanan kiri taman tersebut masih berupa makadam atau rawa-rawa. Yang terlihat selesai dikerjakan hanyalah taman dan jalan kecil ditengahnya.

“Untuk penataan lampu saya kira sudah selesai ya, karena sore hingga malam hari lampu-lampu neon besar tersebut sudah menyala terang,” kata Iwan, salah separang penduduk yang rumahnya berada di depan taman tersebut kepada enciety.co, Selasa (27/1/2015).

Kini, sebulan belakangan ini sudah tidak ada lagi pekerja proyek yang mengerjakan taman yang direncanakan menggunakan permainan lampu guna menarik wisatawan baik domestik atau mancanegara untuk singgah.

“Apa sudah selesai taman ini dibangun atau belum saya tidak tahu. Karena tidak terlihat ada pekerjanya. Tapi kalau sudah selesai kenapa masih banyak yang belum dikerjakan,” tutur dia.

Ia mencontohkan di tengah taman itu untuk air mancur belum tergarap hingga akses jalannya yang sulit untuk dimasuki pengunjung. “Kami berharap agar bisa segera diselesaikan untuk menambah taman Pakal yang kini setiap sore hari telah dipenuhi pengunjung. Jadi ada pilihan untuk liburan keluarga,” ujarnya.

Kepala Bidang Pertamanan Kota Surabaya M Aswan mengatakan, pembangunan Taman Cahaya tersebut dialokasikan menelan anggaran Rp 900 juta. Pembangunan taman tersebut diagendakan akan dimulai tahun 2014. “Alokasi anggarannya sudah disiapkan, tinggal pelaksanaan saja,” ujar dia.

Dia mengharapkan dengan penambahan pembangunan taman di Surabaya Barat tersebut, warga tidak hanya menumpuk di Taman Bungkul. Selain itu, pembangunan taman-taman baru ini agar dapat membuat kota Surabaya semakin ijo royo-royo.

“Dengan pembangunan banyak taman akan membuat Kota Surabaya semakin asri,” ujar dia. (wh)