Pelindo Resmi Jadikan Teluk Lamong Anak Perusahaan

Pelindo Resmi Jadikan Teluk Lamong Anak Perusahaan
Direktur Operasi dan Teknik Agung Kresno Sarwono, Direktur Utama Prasetyadi, Direktur Keuangan dan Umum Hariyana.

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III resmi menjadikan Terminal Multipurpose Teluk Lamong sebagai anak perusahaan. Anak perusahaan ke delapan ini diberi nama PT Terminal Teluk  Lamong dan didirikan sejak 30 Desember dan dicatatkan di notaris.

Kepala Humas PT Pelindo III Edi Prioyanto mengungkapkan, pendirian ini guna memudahkan koordinasi dengan perusahaan sekaligus memisahkan birokrasi. Selain itu, Teluk  Lamong memiliki unit kerja yang berbeda dengan anak perusahaan ataupun unit kerja lainnya.Akta pendirian itu dibarengi dengan pelantikan jajaran direksi PT Teluk Lamong.

“Pendirian anak perusahaan di Teluk Lamong sudah dirancang sejak awal pembangunan. Ini guna memudahkan koordinasi dan pemisahan bidang kerja,” katanya.

Dalam struktur direksi, Pelindo III mempercayakan Prasetyadi sebagai direktur utama. Pria yang kini menjabat sebagai Pimpro Teluk Lamong Pengadaan Peralatan bongkar muat itu  akan didampingi Agung Kresno Sarwono sebagai Direktur Operasi dan Teknik serta Harijana sebagai Direktur Keuangan dan SDM.

Edi menambahkan, shared (kepemilikan) saham PT Terminal Teluk Lamong ini adalah PT Pelindo III sebesar 98 persen, sedangkan sisanya dimiliki Koperasi Pelindo (Kopelindo) 3. Pendirian anak perusahaan ini sesuai aturan pemerintah, dimana setiap anak perusahaan tidak boleh dimiliki main corporate (perusahaan induk), tetapi harus melibatkan koperasi,” lanjutnya.

Terpisah, Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, Prasetyadi ketika dikonfirmasi mengakui tugas utama sebelum beroperasi ini adalah menyiapkan sumber daya manusia (SDM).

“Kita tidak bisa sim-salabim dalam penyiapan SDM. Proses rekruitmen hingga training sudah melalui prosedur dan program yang matang,” katanya.

Alumnus program master Universitas Le Havre Prancis ini menambahkan, SDM yang mumpuni diharapkan bisa memberi pelayanan prima kepada customer. Sebab PT Terminal Teluk Lamong memiliki pelayanan yang berbeda dengan anak perusahaan Pelindo III lainnya. Meskipun core business-nya tidak jauh berbeda, yakni pelayanan jasa kepelabuhanan.

Dia optimistis pada tahun pertama ini tidak menemui kendala dalam hal pelayanan. Tahun pertama sebisa mungkin tidak ditemui kendala apapun. Meskipun pada tahun pertama akan terjadi banyak perbedaan pelayanan dari yang diterima konsumen sebelumnya,” tutup Prasetyadi.

Sementara Agung Kresno Sarwono sebelumnya menjabat Manajer Operasi di PT terminal Petikemas Surabaya. Ia melanjutkan karir di Korea sebagai Operations Director di Pusan Newport Company, sedangkan jabatan terakhir sebagai Senior Manajer Perencanaan dan Pengembangan SDM. Sedangkan Harijana, Direktur Keuangan dan SDM di PT Terminal Teluk Lamong, jabatan terakhirnya sebagai Senior Manajer Teknologi Informasi. (wh)