Pelindo III Uji Coba Garbarata

Pelindo III Uji Coba Garbarata

PT Pelabuhan Indonesia III Cabang Tanjung Perak mengebut pembangunan terminal penumpan modern. Setelah melakukan pemasangan dua unit garbarata, Kamis (19/6/2014), Pelindo melakukan uji coba garbarata.

Uji coba ini diharapkan bisa dioperasikan guna menynongsong pelaksanaan angkutan Lebaran. Ada dua kapal yang tengah dilakukan uji coba kemarin yakni KMP Tidar yang dijajal pada siang dan Dempo yang dijajal kemarin petang.

General Manager Pelindo III Cabang Tanjung Perak Eko Harijadi Budijanto menyebutkan uji coba ini untuk mengetahui sejauh mana kesiapan belalai gajah (garbarata) tersebut. Komisioning ini untuk melihat pergerakan, baik horizontal maupun vertikal, jadi seperti apa kekurangan yang harus kita benahi sebelum beroeprasi,” kata Eko.

Sebetulnya Pelindo III Cabang Tanjung Perak melakukan uji coba dua kali. Uji coba pertama dilakukan pada siang hari dengan KMP Tidar, dan sorenya dengan KMP Dempo. Tetapi untuk KMP Tidar banyak penumpang yang berebut naik, sehingga pelaksanaan diundur saat KMP Dempo sandar.

Komisioning garbarata dilakukan untuk melihat akselerasi sudut terpanjang dan terpendek. Alat yang dibeli dari Bukaka senilai Rp13,5 miliar itu memiliki bentang panjang 20,7 meter dan ukuran tertinggi mencapai 7 meter, sedangkan ukuran rendah mencapai 3 meter.

Menurut Kepala Humas PT Pelindo III Cabang Tanjung Perak, Dhany R. Agustian, komisioning yang dilakukan kemarin dua unit garbarata masing-masing memiliki kapasitas 17ton. “Kalau melihat hasil uji coba malam ini (kemarin malam), sudah ready, dan tinggal mengejar beberapa bagian lain,” ungkapnya.

Terpisah, General Manager PT Pelni Cabang Surabaya menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan operasi pelayanan. Adanya garbarata ini PT Pelni telah memberlakukan penyimpanan bagasi di lambung kapal untuk barang diatas 30 kg.

“Sudah kita sosialisasikan beberpa waktu lalu, dan tinggal menunggu pelaksanaannya saja,” katanya saat dijumpai di dermaga Jamrud Utara kemarin sore. Pria yang juga pelatih karate itu menegaskan bagasi yang dibawa ke dek penumpang harus dibawa 30 kg. (wh)