Pelindo III Tambah 8 Unit Peralatan Bongkar Muat

Pelindo III Tambah 8 Unit Peralatan Bongkar Muat
Delapan unit alat bongkar muat jenis Fixed Crane yang telah dipasang di lingkungan PT. Pelindo III (Persero), Senin (8/2/2016).

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III  menambah delapan unit peralatan bongkar muat jenis Fixed Crane.  Alat ini telah dipasang sejak awal 2015 lalu  di tiga lokasi pelabuhan dilingkungan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero). “Sebanyak empat unit ditempatkan dan dioperasikan di Pelabuhan Gresik, dua unit di Pelabuhan Batulicin, dan dua unit di Pelabuhan Lembar,” kata Edi Priyanto, Kepala Humas PT Pelindo III (Persero).

“New fixed crane ini multifungsi, bisa digunakan untuk bongkar muat petikemas, bongkar muat kayu log, dan juga bongkar muat curah kering, karena telah dilengkapi dengan alat pelengkap berupa spreader 20 feet dan 40 feet, grab untuk kayu log, grab untuk curah kering, serta pengadaan boom park,” tambah Edi.

Edi juga mengatakan bahwa Pelindo III sepanjang tahun 2015 lalu selain fixedcrane juga telah mendatangkan peralatan bongkar muat baru berupa 8 unit crane dalam berbagai jenis. Selain mendatangkan dan mengoperasikan 2 unit (Ship To Shore) STS crane di TPKS Pelabuhan Tanjung Emas, juga telah mengoperasikan 2 unit STS crane baru di Terminal Nilam Timur, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur.

Kemudian, 4 unit STS crane baru telah memperkuat dan mempercepat kinerja bongkar muat Terminal Peti Kemas Banjarmasin (TPKB) di Pelabuhan Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Selain itu Terminal Teluk Lamong juga telah dilengkapi dengan 2 unit Grab Ship Unloader (GSU) untuk meningkatkan produksi menyambut semakin banyaknya kapal internasional yang sandar.

“Dengan berbagai investasi di sejumlah pelabuhan tersebut, Pelindo III terus berusaha meningkatkan produktivitas dan efisiensi kinerja pelabuhannya. Hal ini sejalan dengan Program Tol Laut pemerintah guna menekan biaya logistik tanah air dan memacu terwujudnya integrasi logistik negeri,” pungkas Edi.  (*)