Pelindo III Tambah 4 Fixed Crane di Pelabuhan Gresik

Pelindo III Tambah 4 Fixed Crane di Pelabuhan Gresik
sumber foto: Humas Pelindo III

PT Pelindo III (Persero) menambah empat fixed crane di Pelabuhan Gresik. Empat unit fixed crane itu ditempatkan pada Dermaga Talud Tegak Pelabuhan Gresik, mempunyai kapasitas angkut 20 ton yang digunakan untuk bongkar muat curah kering dan logging.

General Manager PT Pelindo III (Persero) Cabang Gresik, Onny Djayus, dalam rilisnya, Rabu (3/6/2015) mengatakan, dalam pelaksanaannya kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Gresik rata-rata mencapai 60 ton/gang/jam, sedangkan ketentuan Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengenai standard kinerja pelayanan operasional barang yaitu 35 ton/gang/jam.

Tentunya, jelasnya, output kinerja bongkar muat yang melebihi prakiran trafik dan standard ini akan memberikan efek positif bagi Pelabuhan Gresik, terutama dalam hal pendapatan. “Dengan bertambahnya fasilitas tersebut, tentu akan mempengaruhi peningkatan trafik kapal dan barang, dan guna menunjang adanya fasilitas dimaksud dalam tahun ini direncanakan lapangan penumpukan dan akses jalan yang menuju Dermaga Multiporpuse akan dibenahi,” terangnya.

Dia menjelaskan, empat unit fixed crane yang ditempatkan pada Dermaga Talud Tegak Pelabuhan Gresik, mempunyai kapasitas angkut 20 ton yang digunakan untuk bongkar muat curah kering dan logging. Selain dukungan fasilitas untuk kegiatan operasional yang diinvestasikan oleh PT Pelindo III (Persero), Pelabuhan Gresik telah menyediakan SDM yang handal untuk menjalankan alat tersebut yaitu 16 operator yang siap untuk mengoperasikan fixed crane selama 24 jam.

Adapun arahan dari KSOP, katanya, agar alat tersebut segera dioperasikan sehingga kinerja Pelabuhan Gresik bisa meningkat. Acara selanjutnya berupa pemotongan pita oleh Onny Djayus General Manager Pelabuhan Gresik juga pemecahan kendi yang dilakukan oleh Capt M. Dahlan, MT.

Kepala KSOP Kelas II Gresik, sebagai simbol telah diresmikannya alat tersebut untuk melakukan kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Gresik.     Setelah itu dilaksanakan pemotongan tumpeng dan dilanjut dengan doa sebagai penutup acara. (wh)