Pelindo III: Jasa Angkut Penumpang Turun 10 Persen

Pelindo III: Jasa Angkut Penumpang Turun 10 Persen
foto: guterres/enciety.co

Sepanjang tahun 2015 , PT Pelindo III (Persero) mencatat terjadi penurunan arus penumpang yang ada di wilayah otoritasnya. Untuk jasa angkut penumpang domestik, pada 2015 terjadi penurunan sebesar 10 persen jika dibanding tahun 2014. Sedangkan untuk jasa angkut penumpang internasional, penurunan terjadi cukup drastis yaitu sekitar 60 persen jika dibanding pada tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Humas PT Pelindo III (Persero)Edi Priyanto kepada enciety.co,  Selasa (2/2/2016). Kata dia, penurunan secara signifikan yang dialami oleh jasa angkut penumpang internasional ini terjadi karena turunnya kunjungan kapal wisata, khususnya kapal pesiar yang berlabuh di wilayah otoritasnya.

“Pada tahun 2015, kami mencatat hanya ada 4 kapal pesiar yang berlabuh, jika dibandingkan pada tahun 2014, sedikitnya ada 10 kapal pesiar yang berlabuh,” ulas dia.

Ia mengatakan, jika dari segi alur pelayaran, saat ini Pelindo III telah siap. Hal tersebut terlihat dari upaya yang telah dilakukan oleh Pelindo III dengan melakukan pengerukan alur dan laut dikawasan terminal yang ada.

“Selain itu, dari segi infrastruktur yang lain, seperti terminal pelabuhan, kami terus berbenah dengan membangun beberapa fasilitas penunjang dan lain sebagainya,” ungkap dia.

Ia mengimbuhkan, bahwa untuk menghadapi kesibukan lalulintas arus barang dan penumpang yang nantinya dibawa oleh Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), dapat dikatakan PT Pelindo III (Persero) telah siap. “Namun, kesiapan tersebut juga harus diimbangi oleh para stakeholder yang lain, contohnya pihak pemerintah dan pihak swasta,” papar dia.

Kedepan, dia sangat berharap jika pemerintah sebagai produsen kebijakan harus mampu melakukan inovasi agar dapat memancing para wisatawan domestik dan terlebih wisatawan mancanegara untuk dapat tertarik datang. Contohnya Kota Surabaya, Kota ini terkenal keindahan lingkungan dan taman-tamannya.

“Namun, keindahan tersebut juga dapat diimbangi objek-objek heritage Kota Surabaya yang dimiliki dan terkenal. Diantaranya, Pelabuhan Kalimas yang memiliki nilai sejarah yang tinggi, deretan gedung-gedung tua yang ada di Jalan Veteran Surabaya, kawasan Jalan Tunjungan yang melegenda dan belum lagi objek wisata bersejarah lainnya,” urai dia. (wh)

Informasi kebutuhan layanan data KLIK DISINI.